Nilai PPKM Efektif, Ridwan Kamil: Kepatuhan Pakai Masker dan Jaga Jarak Naik

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Ridwan Kamil memberi keterangan pers usai tinjau kontainer pendingin vaksin Covid-19 Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat di kawasan pergudangan Biz Park, Bandung, Rabu, 6 Januari 2021.  TEMPO/Prima Mulia

    Gubernur Ridwan Kamil memberi keterangan pers usai tinjau kontainer pendingin vaksin Covid-19 Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat di kawasan pergudangan Biz Park, Bandung, Rabu, 6 Januari 2021. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) selama 11 Januari hingga 25 Januari 2021 lalu, efektif meningkatkan kedisiplinan protokol kesehatan di masyarakat Jawa Barat.

    "Di awal Januari kepatuhan memakai masker di Jawa Barat itu di kisaran 50-an persen. Sekarang sudah di 83 persen, kemarin. Kepatuhan menjaga jarak di awal Januari hanya 45-48 persen, sekarang sudah naik ke 81 persen," kata Ridwan Kamil, dalam diskusi daring, Kamis, 4 Februari 2021.

    Ridwan mengatakan hal ini menunjukan adanya peningkatan luar biasa selama 2 minggu Jawa Barat menerapkan PPKM. Ia mengatakan makin banyak daerah yang semakin sadar pentingnya protokol kesehatan.

    Jumlah daerah yang ada di zona merah kedisiplinan protokol kesehatan, kata dia semakin berkurang. Sedangkan daerah yang masuk ke zona hijau (kedisiplinan di atas 90 persen), semakin meningkat.

    "Jadi kalau ditanya ke saya, apakah PPKM efektif meningkatkan kedisiplinan, saya jawab meningkatkan kedisiplinan," kata Ridwan.

    Baca: Evaluasi PPKM: Jokowi Minta Pendekatan Berbasis Mikro

    Hal ini pula yang diungkapkan Ridwan saat rapat bersama Presiden Joko Widodo kemarin. Ia mengatakan data yang ia miliki menunjukan selama masa PPKM, selain kedisiplinan yang meningkat, keterisian ruang isolasi di rumah sakit juga menurun.

    "Kami sepakat dengan Presiden kemungkinan PPKM akan dilanjutkan karena tren kedisiplinan dan penurunan keterisian rumah sakit lagi bagus," kata Ridwan.

    Kemungkinan, kata dia, Jawa Barat masih butuh PPKM dua minggu lagi. Setelah itu program ini akan kembali dievaluasi untuk kemudian jika memungkinkan bisa diperlonggar. "Pesannya satu, disiplin dipertahankan agar kegiatan ekonomi tak perlu diberhentikan seperti sekarang," kata Ridwan.

    EGIADYATAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.