Polri Gagas Bikin Aplikasi Monitoring Proses Hukum Agar Publik Bisa Pantau Kasus

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan pers usai menjalani fit and proper test calon Kapolri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 20 Januari 2021. TEMPO/Putri.

    Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan pers usai menjalani fit and proper test calon Kapolri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 20 Januari 2021. TEMPO/Putri.

    TEMPO.CO, Jakarta - Polri menggagas pembuatan proses aplikasi monitoring proses hukum bersama dengan Kejaksaan Agung. Rencana itu dibicarakan Kepala Kepolisian RI Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat bertamu menemui Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin pada 3 Januari 2021.

    "Tadi kami diskusikan bagaimana buat suatu pelayanan publik online yang bisa terintegrasi, sehingga masyarakat ingin lihat proses penanganan kasus, maka ada satu desk atau aplikasi khusus yang masyarakat bisa mengikuti," ucap Sigit melalui keterangan tertulis pada 3 Januari 2021.

    Melalui aplikasi itu, kata Sigit, masyarakat yang berkepentingan terhadap suatu kasus hukum, dapat melihat sudah sejauh mana proses hukumnya berjalan. "Masyarakat bisa mengikuti bisa masuk ke aplikasi, bisa melihat kasus tanpa datang karena jarak jauh," ucap dia.

    Baca: Kapolri Keluarkan Telegram Dukung Rencana PPKM Skala Mikro

    ADVERTISEMENT

    Selain itu, dalam pertemuan juga dibahas mengenai percepatan proses pemberkasan perkara. Sigit menyebut hal ini terkait dengan prinsip penanganan kasus yang cepat.

    "Jaksa Agung berikan support dalam istilahnya P19 bagaimana kasus dibawa ke kejaksaan, diberikan petunjuk, maka tidak terjadi bolak-balik perkara. Sehingga P19 cukup satu kali, kemudian dilengkapi," kata Sigit.

    Sementara itu, atas kunjungan Listyo Sigit, Burhanuddin mengaku senang. Ia pun memastikan koordinasi Polri dan Kejaksaan Agung dalam penegakan hukum akan semakin baik. "Silaturahmi yang kami lakukan sebelumnya dan hari ini adalah modal kami untuk bisa bekerja sama lebih baik lagi dari yang sudah-sudah," ujar Burhanuddin.

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.