Darmizal Santai Dituding Aktor Rencana Kudeta di Demokrat

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (kanan) menyambungkan kantong nafasnya dengan GeNose C19 di Gedung Binagraha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 4 Januari 2021. GeNose C19 merupakan karya tim peneliti UGM yang berfungsi untuk screening Covid-19.  ANTARA/Sigid Kurniawan

    Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (kanan) menyambungkan kantong nafasnya dengan GeNose C19 di Gedung Binagraha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 4 Januari 2021. GeNose C19 merupakan karya tim peneliti UGM yang berfungsi untuk screening Covid-19. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Wakil Ketua Komisi Pengawas Partai Demokrat, Darmizal menanggapi santai tudingan bahwa dirinya ikut andil menjadi aktor pengambil alihan secara paksa atau kudeta kepemimpinan Partai Demokrat.

    "Saya ini kan selalu jadi aktor dari dulu. Bagaimana tahun 1999, rencana mendirikan partai saya aktornya," ujarnya yang juga Ketua Relawan Jokowi (ReJo) kepada Tempo di Mall Bellagio, Kuningan, Jakarta Selatan pada Selasa, 2 Februari 2021.

    Ia tidak menampik maupun tidak membenarkan tuduhan tersebut. "Kalau untuk segala kebaikan, enggak apa-apa saya dibilang sebagai aktor. Memang niat kita itu untuk bagaimana bisa berbuat baik untuk hasil baik-baik. Hanya orang baik yang mengerjakan hal baik dan kebaikan kita hari ini yang akan menyelamatkan kita nanti," tuturnya.

    Darmizal mengakui bahwa dirinya kerap bertemu dengan Eks Panglima TNI Moeldoko. Namun, keduanya tak membahas soal Partai Demokrat.

    "Saya kapan saja bisa bertemu dengan beliau (Moeldoko). Saya berkawan sejak 1996. Tapi saya tidak spesifik berdiskusi hal-hal berkaitan dengan partai dengan beliau," tuturnya.

    Baca: Ini Alasan Kelompok yang Ingin KLB Partai Demokrat Memilih Moeldoko

    Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebelumnya menyebut ada lima aktor dibalik upaya kudeta terhadap kepemimpinannya. "Terdiri dari 1 kader Demokrat aktif, 1 kader yang sudah 6 tahun tidak aktif, 1 mantan kader yang sudah 9 tahun diberhentikan dengan tidak hormat dari partai, karena menjalani hukuman akibat korupsi, dan 1 mantan kader yang telah keluar dari partai 3 tahun yang lalu," tuturnya, kemarin.

    Belakangan, sejumlah politikus Demokrat terang-terangan menyebut nama Moeldoko sebagai salah satu aktor. Kemudian, nama Darmizal yang telah lama mundur dari Demokrat juga disebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Pernikahan dan Hajatan saat PPKM Level 4 dan 3, Ada Sanksi jika Melanggar

    Pemerintah mengatur resepsi pernikahan saat PPKM Level 4 dan lebih rendah. Aturan itu diikuti sanksi bagi pelaku usaha, perorangan, dan kepala daerah.