Jokowi Harap Golkar Institute Melahirkan Kader Berintegritas

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo berbicara setelah mendapat injeksi vaksin Covid-19 yang kedua, di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 27 Januari 2021. Foto:  Biro Pers Sekretariat Presiden

    Presiden Joko Widodo berbicara setelah mendapat injeksi vaksin Covid-19 yang kedua, di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 27 Januari 2021. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengucapkan selamat kepada DPP Partai Golkar yang hari ini meluncurkan Golkar Institute sebagai institusi pengkaderan.

    Presiden berharap, Golkar Institute ini bisa menjadi sekolah kader yang fokus pada peningkatan pengetahuan dan kemampuan kader di bidang pemerintah dan kebijakan publik.

    "Bagi partai modern, kehadiran sekolah kader sangat diperlukan karena kader dan kaderisasi perlu dipersiapkan secara serius berjenjang dan berkelanjutan. Kaderisasi tidak bisa dikerjakan sambil lalu, harus digarap dengan matang untuk menghasilkan dampak yang signifikan bagi kemajuan partai," ujar Presiden dalam pidato virtual, Selasa, 2 Februari 2021.

    Sementara itu, Ketua Golkar Institute Ace Hasan Syadzily mengatakan bahwa Golkar Institute diproyeksikan menjadi sekolah pemerintahan dan kebijakan publik yang melahirkan kader-kader berkualitas.

    Baca juga: Golkar Cermati Usulan Partai Menunda Revisi UU Pemilu

    Golkar Institute sudah berdiskusi dengan Profesor Kishore Mahbubani dari Lee Kwan Yew School of Public Policy, Singapura, untuk merumuskan konsep pembelajaran yang ideal. "Lewat Golkar Institute, para kader bisa berbagi pandangan tentang ilmu pemerintahan dan kebijakan publik yang harus dikuasi oleh seorang calon pemimpin," kata Ace lewat keterangan tertulis, kemarin.

    Terakhir, Presiden mengatakan perlu lebih banyak lagi kader-kader yang terdidik, profesional, dan kompeten, khususnya dalam bidang kepemimpinan politik dan ekonomi untuk memberikan kontribusi yang penting bagi kemajuan bangsa. Sebab, partai politik adalah sumber utama rekrutmen kepemimpinan nasional maupun daerah.

    "Calon bupati, calon walikota, calon gubernur, calon presiden sebagian besar berasal dari partai politik. Jika partai politik mampu mempersiapkan kadernya dengan baik dan kualitas yang matang maka sudah dapat dipastikan kepemimpinan nasional maupun daerah juga akan berjalan dengan baik," tutur Jokowi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?