Bareskrim Akan Lakukan Gelar Perkara Terkait Rekening FPI Besok

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi memberikan keterangan pers seusai pemeriksaan sejumlah barang bukti senjata api 6 laskar FPI yang tewas ditembak polisi di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Rabu, 23 Desember 2020.  TEMPO/M Taufan Rengganis

    Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi memberikan keterangan pers seusai pemeriksaan sejumlah barang bukti senjata api 6 laskar FPI yang tewas ditembak polisi di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Rabu, 23 Desember 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Andi Rian Djajadi mengatakan penyidik akan melakukan gelar perkara pada Selasa 2 Februari 2021, terkait penyelidikan terhadap rekening milik ormas terlarang Front Pembela Islam (FPI).

    "Insya Allah hari Selasa (2 Februari 2021) akan digelar bersama penyidik dan fungsi terkait," kata Andi Rian Djajadi saat dihubungi, Senin 1 Februari 2021.

    Rian menambahkan gelar perkara tersebut untuk menentukan ada tidaknya unsur pidana dalam kasus tersebut. Bila penyidik menemukan adanya unsur pidana dalam kasus tersebut, maka selanjutnya penanganan kasus akan naik ke penyidikan. Hingga saat ini kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. "Iya (belum naik ke penyidikan)," ujar jenderal bintang satu itu.

    Sebelumnya, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah selesai menganalisis dan memeriksa 92 rekening milik FPI dan pihak yang berafiliasi dengan FPI. Selanjutnya PPATK menyerahkan hasil pemeriksaan 92 rekening milik Front Pembela Islam (FPI) dan pihak terafiliasi tersebut ke Polri.

    ADVERTISEMENT

    Baca: PPATK Serahkan Hasil Pemeriksaan 92 Rekening FPI ke Polisi

    Kepala PPATK Dian Ediana Rae menyebut Kepolisian akan memblokir permanen beberapa dari keseluruhan rekening tersebut. "Ditindaklanjuti penyidik Polri dengan proses pemblokiran karena adanya dugaan perbuatan melawan hukum," kata Kepala PPATK Dian Ediana Rae.

    Namun Dian tidak merinci jumlah rekening yang bakal diblokir permanen. Dia hanya mengatakan ada 92 rekening FPI yang diblokir sementara saat proses analisis. Pemblokiran dilakukan setelah FPI ditetapkan sebagai organisasi terlarang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.