Menkes Targetkan Vaksinasi Covid untuk Tenaga Kesehatan Selesai Akhir Februari

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin saat berbicara sebelum dimulai vaksinasi perdana di Indonesia. Foto/youtube.com

    Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin saat berbicara sebelum dimulai vaksinasi perdana di Indonesia. Foto/youtube.com

    TEMPO.CO, JakartaMenteri Kesehatan atau Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan 490.000 tenaga kesehatan sudah menerima vaksinasi Covid-19.

    "Diharapkan sampai akhir bulan ini kita sudah bisa vaksinasi ke 500.000 tenaga kesehatan sehingga target 1,5 juta tenaga kesehatan kita bisa selesaikan pada akhir Februari," kata Budi dalam webinar bertema "Vaksin Covid-19 untuk Indonesia Bangkit" yang dipantau virtual dari Jakarta, Sabtu, 30 Januari 2021.

    Setelah vaksinasi kepada tenaga kesehatan di seluruh Indonesia, maka vaksinasi akan dilanjutkan kepada petugas layanan publik seperti TNI dan Polri. "Diharapkan awal Maret, kita sudah bisa melakukan suntikan untuk layanan publik," kata Budi Gunadi.

    Baca juga: Menkes Mulai Kaji Vaksinasi Covid-19 Mandiri oleh Swasta

    ADVERTISEMENT

    Kemudian, pada akhir April 2021, proses vaksinasi Covid-19 sudah bisa mulai dilakukan terhadap seluruh masyarakat Indonesia. Ditargetkan sekitar 70 persen populasi Indonesia yang saat ini mencapai 270,20 juta jiwa, menurut data hasil Sensus Penduduk 2020.

    Dengan angka itu, maka pemerintah menargetkan 181,5 juta orang akan divaksin COVID-19 untuk mencapai kekebalan kawanan atau herd immunity.

    Menkes Budi Gunadi mengatakan proses vaksinasi harus dilakukan dengan cepat. Sebab, sampai saat ini belum diketahui berapa lama kekebalan yang akan diberikan oleh berbagai vaksin Covid-19 tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Klaim Landai Angka Kasus Harian Covid-19, Angka itu Mengelabui Kita

    Pemerintah klaim kasus harian Covid-19 mulai melandai. Lalu mengapa pendiri LaporCovid-19 mengatakan bahwa angka itu tak ada artinya?