Korupsi Asabri, Kejagung Cegah Sejumlah Orang ke Luar Negeri

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    TEMPO.CO, Jakarta - Kejaksaan Agung telah mengajukan pencegahan terhadap sejumlah orang dalam kasus dugaan korupsi PT Asabri

    "Seingat saya begitu, tapi jumlahnya berapa, saya lupa," ujar Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung Ali Mukartono di kantornya, Jakarta Selatan pada 29 Januari 2021 malam. 

    Ali mengatakan, timnya saat ini masih fokus menyidik dugaan korupsi ini. Terkait tindak pidana pencucian uang (TPPU), ia hanya menyatakan bakal memberlakukan jika dalam pengembangan, ada bukti yang mengarah ke sana. 

    "Ada atau tidak tergantung pengembangan. Tujuannya kan korupsi dulu karena itu menyangkut BUMN," ucap Ali. 

    Baca juga: Jaksa Agung Sebut Kerugian Asabri di Atas Jiwasraya

    Adapun perkembangan terkini, Kejaksaan Agung berencana untuk melakukan gelar perkara penetapan tersangka pada pekan depan. 

    Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin sebelumnya mengatakan ada tujuh calon tersangka dalam kasus ini. Ketujuh calon tersangka itu didapat setelah melakukan pemeriksaan terhadap 18 orang saksi.

    Kendati demikian, pihak Kejaksaan Agung mengaku belum bisa membeberkan siapa aja ketujuh calon tersangka tersebut. Namun, Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah memastikan bahwa para calon tersangka itu berasal dari pihak internal Asabri dan pihak swasta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.