Menkes: Indonesia Beruntung, Jadi 40 Negara Pertama yang Mulai Vaksinasi Covid

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden

    TEMPO.CO, JakartaMenteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan Indonesia merupakan satu dari 40 negara yang sudah memulai vaksinasi Covid-19. 

    "Indonesia beruntung, kita termasuk dari 40 negara pertama yang bisa melakukan vaksinasi ini," kata Budi Gunadi dalam webinar bertema "Vaksin Covid-19 untuk Indonesia Bangkit" secara virtual dari Jakarta, Sabtu, 30 Januari 2021.

    Ia mengatakan saat ini sudah ada 3 juta dosis vaksin Covid-19 buatan Sinovac Biotech. 

    "Jadi sekarang kita sudah punya tiga juta yang yang sudah dikirim ke seluruh Indonesia untuk disuntikkan, kita akan siap lagi 12 juta di minggu ketiga Februari," kata Budi.

    ADVERTISEMENT

    Baca juga: Menkes Sebut Jangan Sampai Kematian Tenaga Kesehatan Sia-sia

    Terkait ketersediaan vaksin, Budi Gunadi mengatakan Indonesia telah mengamankan pasokan dari empat jenis vaksin yaitu Sinovac untuk 125 juta dosis, Pfizer untuk 50 juta dosis, AstraZeneca 50 juta, dan Novavax yang juga 50 juta dosis.

    Pengamanan keempat vaksin dengan sumber yang berbeda itu dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan ada negara yang memblokir pengiriman vaksin Covid-19.

    Selain itu, Menkes Budi Gunadi mengatakan Indonesia juga sedang berkoordinasi dengan aliansi untuk vaksinasi global, GAVI. Mereka berjanji memberikan vaksin Covid-19 sekitar 3-20 persen dari populasi atau sekitar 18 juta-108 juta dosis vaksin.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?