Gempa Sulbar: Menko PMK Sebut Pemerintah Akan Bantu Rumah Warga yang Rusak

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy meninjau posko pengungsian korban Gempa Sulbar pada Kamis, 28 Januari 2021. TEMPO/Wira Wahyu Utama

    Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy meninjau posko pengungsian korban Gempa Sulbar pada Kamis, 28 Januari 2021. TEMPO/Wira Wahyu Utama

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan pemerintah akan merehabilitasi dan rekonstruksi secara bertahap usai gempa yang mengguncang wilayah Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat.

    "Nanti kita akan identifikasi infrastruktur yang rusak. Kemudian perumahan penduduk yang rusak, fasilitas umum yang rusak itu akan kita identifikasi," kata Muhadjir Effendy, mengutip Antara, Jumat, 29 Januari 2021. 

    Menko PMK dengan didampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga serta Menteri Sosial Tri Rismaharini (Risma) berkunjung ke Sulbar untuk melihat langsung kondisi para pengungsi korban gempa Sulawesi Barat.

    Sebelum ke Posko Induk Penanggulangan Bencana Gempa Bumi Sulbar di kompleks Kantor Gubernur Sulbar, Muhadjir Effendy bersama Bintang Puspayoga dan Risma mengunjungi para pengungsi di Desa Sulai, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene. Selanjutnya, rombongan Menko PMK meninjau lokasi pengungsian di Stadion Manakarra Mamuju.

    ADVERTISEMENT

    Gempa bumi yang mengguncang wilayah Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene menyebabkan 105 orang meninggal dan ribuan warga lain mengalami luka-luka. Selain itu, sejumlah bangunan dan infrastruktur rusak dengan jumlah kerugian ditaksir mencapai Rp233 miliar.

    Terkait kerusakan rumah warga, Muhadjir Effendy mengatakan, rumah dengan rusak berat nantinya akan dibantu penanganan oleh pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian PUPR. Menko PMK mengaku berdasarkan laporan yang diterima, terdapat lebih dari 1.000 rumah yang mengalami rusak berat.

    "Yang rusak ringan nanti kita harapkan ditangani oleh pemerintah daerah setempat. Sedangkan yang rusak berat nanti akan dibantu oleh pemerintah pusat," kata Menko PMK.

    Untuk warga terdampak gempa bumi yang terjebak di perbukitan lanjut Muhadjir Effendy, pemerintah dalam hal ini BNPB juga telah menyalurkan bantuan dengan menggunakan helikopter.

    Baca juga: BNPB Sudah Ingatkan Ancaman Gempa di Sulawesi Barat Pada 2019


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Warga Tak Punya NIK Bisa Divaksinasi, Simak Caranya

    Demi mencapai target tinggi untuk vaksinasi Covid-19, Kementerian Kesehatan memutuskan warga yang tak punya NIK tetap dapat divaksin. Ini caranya...