Vaksinasi 70 Persen Penduduk, Menkes Target Sehari 1 Juta Orang Divaksin

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap targetnya dalam upaya vaksinasi Covid-19. Budi menuturkan dalam upaya mengejar kekebalan komunal masyarakat Indonesia dari Covid-19 ini  minimal populasi penduduk yang harus disuntik vaksin adalah 70 persen dari populasi.

    Budi pun menghitung 70 persen dari populasi di Indonesia artinya ada sekitar 181 juta orang. Sebanyak 181 juta orang itu butuh setidaknya 362 juta suntikan karena setiap satu orang butuh dua kali dosis vaksin.

    “Jadi kalau dalam setahun ada 365 hari sementara kebutuhannya 362 juta suntikan, maka dalam sehari minimal ada satu juta suntikan vaksinasi, itu rata-ratanya,” ujar Budi Gunadi di Yogyakarta Kamis 28 Januari 2021.

    Namun Budi mengingatkan, bukan perkara gampang untuk bisa mencapai target satu juta vaksinasi per hari itu. Menurutnya hanya sedikit negara yang bisa melakukannya.

    “Butuh terobosan-terobosan bagaimana kalau bisa melampui target satu juta suntikan per hari, ini yang perlu kerja sama berbagai pihak,” katanya.

    Budi menuturkan, hingga saat ini belum ada yang mengetahui persis berapa lama efikasi vaksin yang diberikan ini.

    Baca: Kasus Covid-19 Tembus Satu Juta, Menkes Budi Gunadi: Kita Harus Merenung

    Namun, Budi menuturkan, pihaknya mengambil gambaran konservatif jika Covid-19 ini seperti halnya influenza yang memiliki jangka satu tahun.

    “Vaksinasi Covid-19 ini yang jelas harus dilakukan dengan cepat karena belum ada yang tahu berapa lama efikasinya untuk mengejar kekebalan komunal itu,” ujarnya.

    Budi menuturkan percepatan vaksinasi itu bisa mengambil contoh vaksinasi massal seperti yang dilakukan untuk 3000 lebih tenaga kesehatan di pada Kamis ini di Graha Saba UGM Yogyakarta

    Menurut Budi vaksinasi massal di Yogya itu bisa cepat dilakukan dan dikoordinasikan meski hanya dengan bantuan telepon dan aplikasi percakapan WhastApp karena ada kerja sama semua direktur utama rumah sakit di Yogyakarta.

    Dari vaksinasi massal di Yogya itu, ujar Budi, bisa dievaluasi kembali. Selain mendapatkan target peserta juga bisa merancang agar sistem antrean tidak terlalu lama dan penerima vaksin diberi stiker warna.

    Juga mempertimbangkan lokasi vaksinasinya. Apakah luas ruang tunggu ideal menampung peserta, termasuk ruang pasca vaksinasi.

    Budi menuturkan total tenaga kesehatan di Indonesia sendiri sekitar 1,5 juta orang. Sejauh ini sudah ada 355 ribu tenaga kesehatan yang divaksinasi Covid-19.

    Kecepatan maksimal vaksin Covid-19 yang ada saat ini berkisar 58 ribu per hari. Jika ingin vaksinasi tenaga kesehatan ini selesai pada akhir Februari maka harus bisa menambah kecepatan 100 ribu dosis per hari.

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Prosedur dan Syarat Perjalanan selama PPKM Level 3 Nataru

    Pemerintah mengeluarkan syarat dan prosedur perjalanan selama PPKM saat Natal dan Tahun Baru. Perjalanan ke masuk dari luar negeri juga diperketat.

    Dapatkan 2 artikel premium gratis
    di Koran dan Majalah Tempo
    hanya dengan Register TempoID

    Daftar Sekarang (Gratis)