Grab Indonesia dan Kemenparekraf Lanjutkan Kolaborasi Strategis

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • INFO NASILONAL -- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Kemenparekraf) dan  Grab Indonesia, super app terkemuka, menandatangani PerjanjianKerja Sama Pengembangan Komunikasi Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif(Ekraf) untuk mendukung pemulihan ekonomi melalui pariwisata. Ini kelanjutan dari  NotaKesepahaman yang ditandatangani pada Mei 2020 mengenai dukungan pemulihan sector pariwisata dan UMKM Ekraf.    

    Melaluikolaborasiini, Grab Indonesia siapterusmendukungindustripariwisata, khususnya di lima destinasi wisata super prioritas yaitu Danau Toba, Likupang, Borobudur, Mandalika, danLabuan Bajo dengan berbagai inovasi teknologi dan pelatihan sumber daya. Kerjasama ni     diharapkan mampu mendorong industry pariwisata yang mengutamakan protokol CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability atau Kebersihan, Kesehatan, Keamanan  dan KelestarianLingkungan). 

    Khususnya di lima destinasi super prioritas, Kemenparekraf telah mempersiapkan program-program dan berkolaborasi dengan banyak pihak untuk  mensosialisasikanprotokol CHSE. “Kami percaya dukunganberkelanjutan dari Grab  Indonesia dapat mengakselerasi program ini dan mendukung program PemulihanEkonomi Nasional,” ujar Menteri Pariwisata dan EkonomiKreatif/ Kepala Badan Parekraf Sandiaga Salahuddin Uno usai pertemuan daring dengan Grab yang membahas berbagai potensi kolaborasi, 26 Januari 2021.

    Ridzki Kramadibrata, President of Grab Indonesia mengatakan pihaknya merasa senang dapat berkolaborasi dengan Kemenparekraf untuk mendukung industri pariwisata tanahair  melalui inisiatif-inisiatif berkelanjutan.

    ADVERTISEMENT

    “Dengan misi GrabForGood, kami senantiasa menciptakan  inovasi dan solusi yang dapat memberi dampak positif bagi semua orang. Lewat pemberdayaan  para pelaku usaha pariwisata seperti mitra pengemudi hingga digitalisasi UMKM pariwisata, Grab  Indonesia akan mendukung pemulihan ekonomi Indonesia dengan berpedoman pada protocol kesehatanberbasis CHSE,”katanya.

    Kolaborasi jangka panjang ini akan meliputi empat kegiatan. Pertama, Grab dan Kemenparekraf akan melakukan sosialisasi sertifikasi CHSE kepada para mitra merchant GrabFood  melalui aplikasi Grab Merchant. Sebagai tahap awal, lebih dari 450 mitra merchant Grab di Jabodetabek telah tersertifikasi dan merchant Grab lainnya di Indonesia akan segera menyusul. 

    Kedua, melatih mitra pengemudi Grab Car dan Grab Bike Protect Rental sehingga memiliki kemampuan dasar sebagai pemandu wisata. GrabProtect adalah layanan transportasi Grab baik roda empat  dan rodadua yang dilengkapi dengan fiturk eamanan, peralatan kebersihan, serta aturan keamanan terbaru yang menjadi standar terbaik dalam industri ride-hailing .

    Di  awal 2020, Grab telah melatih 100 mitra Grab Bike di Yogyakarta untuk dapat memberikan pelayanan sebagai pemandu wisata, baik dari segi komunikasi maupun pengetahuan.

    Ketiga, menghadirkan informasipaket promo liburan yang aman dan terjangkau, bekerjasama dengan berbagaimitra di bidang pariwisata seperti Agoda, Booking.com, dan Klook.

    Pada 2019, Grab telah  meresmikan operasional Grab Toba dengan menghadirkan berbagai paketwisata  menarik di sekitar Danau Toba. Grab Indonesia akan terus menghadirkan berbagai paket wisata khususnya di lima destinasi super prioritas. Selain layanan mobilitas atau transportasi, Grab juga menawarkan layanan pesan-antarmakanan, pemesanan hotel,  tiket atraksi wisata, hingga layanan telemedicine untuk konsultasi kesehatan.(*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Warga Tak Punya NIK Bisa Divaksinasi, Simak Caranya

    Demi mencapai target tinggi untuk vaksinasi Covid-19, Kementerian Kesehatan memutuskan warga yang tak punya NIK tetap dapat divaksin. Ini caranya...