Kapolri Listyo Sigit Tegaskan Solidaritas Internal Polri Selalu Terjaga

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden

    Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian RI atau Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa solidaritas di internal Polri terus berjaga. Pernyataan itu Sigit ungkapkan dalam upacara tradisi serah terima panji Polri Tribata di Ruang Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan. 

    Mulanya, Listyo Sigit kembali menceritakan pengalaman saat mengikuti uji kepatutan dan kelayakan di Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

    "Pada saat itu, Jenderal Idham Azis mengantarkan calon Kapolri baru yang akan mengikuti fit and proper test. Itu merupakan sebuah tradisi baru yang tentunya menjadi nilai dan akan kami kenang serta lanjutkan," ucap dia pada Rabu, 27 Januari 2021.

    Selain Idham, Sigit juga didampingi oleh perwakilan dari beberapa angkatan di kepolisian. Di antaranya didampingi oleh Wakil Kapolri Komisaris Jenderal Gatot Eddy Pramono (angkatan 1988), Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Polri Komjen Agus Andrianto (angkatan 1989), Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto (angkatan 1987).

    Lalu Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri Inspektur Jenderal Ferdy Sambo (angkatan 1994), Kepala Kepolisian Daerah Aceh Irjen Wahyu Widada (angkatan 1991), Kapolda Sulawesi Utara Irjen RZ Panca Putra (angkatan 1990), dan Ketua Konferensi Polwan Brigadir Jenderal Ida Utari.

    "Dan juga adik-adik, angkatan 94, 95, 96, 97 bahkan sampai angkatan 2004. Hal tersebut menunjukkan solidaritas internal Polri terjalin dengan sangat baik," ucap Sigit. 

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri pada Rabu, 27 Januari 2021 di Istana Negara, Jakarta Pusat. 

    Baca juga: Resmi Dilantik Jadi Kapolri, Listyo Sigit: Kami Tampilkan Polri yang Humanis  

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.