PDIP: Pembangunan Infrastruktur Capai Progres Tercepat di Era Jokowi

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (rompi ungu) meresmikan jalan tol ruas Sigli-Banda Aceh Seksi 4 yang menghubungkan Indrapuri-Blang Bintang dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Aceh pada Selasa, 25 Agustus 2020. Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden

    Presiden Joko Widodo (rompi ungu) meresmikan jalan tol ruas Sigli-Banda Aceh Seksi 4 yang menghubungkan Indrapuri-Blang Bintang dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Aceh pada Selasa, 25 Agustus 2020. Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden

    TEMPO.CO, JakartaPDIP mengapresiasi peresmian Jalan Tol Trans Sumatera ruas Kayu Agung-Palembang yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada Selasa kemarin, 26 Januari 2021.

    Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, pembangunan infrastruktur nasional menunjukkan perkembangan sangat berarti meski di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

    Hasto juga mengapresiasi beroperasinya jalan tol Bakauheni-Palembang sepanjang 373 kilometer. Menurut dia, ini menunjukkan kuatnya gerak pembangunan di seluruh negeri.

    "Di bawah Presiden Jokowi, pembangunan infrastruktur mencapai progres tercepat sejak republik ini berdiri," kata Hasto dalam keterangan tertulis, Rabu, 27 Januari 2021.

    ADVERTISEMENT

    Saat ini, sudah ada 657 kilometer Jalan Tol Trans Sumatera yang sudah beroperasi. Sepanjang 608 kilometer lainnya sedang tahap konstruksi dan 430 kilometer memasuki persiapan pembangunan. "Integrasi koneksitas tol Jawa-Sumatera bukan mimpi lagi," kata Hasto.

    Kemarin, Presiden Jokowi meresmikan Jalan Tol Trans Sumatera ruas Kayu Agung-Palembang sepanjang 42,5 kilometer. Jokowi mengatakan adanya ruas tol ini akan memperpendek waktu tempuh Pelabuhan Bakauheni, Lampung ke Palembang, Sumatera Selatan yang berjarak 373 kilometer, dari 12 jam menjadi 3,5 jam saja

    Hasto mengatakan, konsepsi negara kesatuan mensyaratkan tersambungnya hubungan antarpula. Dengan pembangunan infrastruktur, kata dia, NKRI akan semakin terkoneksi. Dia menyebut keterhubungan dan keterpaduan pembangunan antarpulau pun semakin menjadi kenyataan.

    Bukan hanya Sumatera, Sulawesi, Papua, dan Kalimantan, Hasto mengatakan Presiden Jokowi pun memberi perhatian serius untuk wilayah perbatasan sebagai halaman depan NKRI.

    "Dalam perspektif ideologis, konsepsi NKRI ditindau dari kesatupaduan informasi dan transportasi akan benar-benar terbukti," kata dia.

    Hasto berujar partainya mengajak seluruh komponen bangsa agar kecepatan pembangunan infrastruktur yang begitu masif ini menjadi energi positif demi memperkuat optimisme bangsa dalam melihat masa depan. Dia menyebut, dengan pembangunan infrastruktur, pemerintah daerah memiliki daya akselerasi bagi pengembangan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi.

    "Infrastruktur terbukti mampu membangkitkan optimisme dan semangat juang bagi jalan kemajuan Indonesia," ujar Sekjen PDIP Hasto.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.