Menkes Berharap Vaksinasi Terhadap Jokowi Bisa Meyakinkan Masyarakat

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin saat berbicara sebelum dimulai vaksinasi perdana di Indonesia. Foto/youtube.com

    Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin saat berbicara sebelum dimulai vaksinasi perdana di Indonesia. Foto/youtube.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kesehatan atau Menkes Budi Gunadi Sadikin berharap penyuntikan vaksin Covid-19 yang kedua kepada Presiden Joko Widodo bisa meyakinkan masyarakat.

    "Mudah-mudahan ini bisa jadi contoh, memotivasi tenaga kesehatan di seluruh Indonesia supaya mereka cepat yang belum suntikan pertama bisa segera disuntik pertama, dan juga yang sudah disuntik pertama bisa segera menyelesaikan suntikan kedua," ujar Budi Gunadi, pada Rabu, 27 Januari 2021.

    Budi juga merupakan salah satu penerima vaksin kedua setelah Jokowi. Ia mengingatkan setelah vaksinasi Covid-19 ini tak berarti protokol kesehatan bisa diabaikan.

    Baca juga: Menkes Sebut Vaksinasi Covid-19 Massal akan Berjalan Hingga Maret 2022

    ADVERTISEMENT

    Para penerima vaksin, juga membutuhkan waktu sekitar 2 hingga 3 pekan, untuk membentuk antibodinya.  "Sehingga Insyaallah resiko kita untuk tertular bisa lebih kecil. Jadi mereka bisa bekerja lebih tenang tenaga kesehatan ini," kata Budi.

    Berdasarkan keterangan Satgas Penanganan Covid-19, suntikan pertama ditujukan untuk mengenalkan vaksin dan kandungan di dalamnya pada sistem kekebalan tubuh. Dosis pertama ditujukan untuk respon kekebalan awal. Dosis kedua bertujuan menguatkan respon imun yang telah terbentuk.

    "Dua dosis suntikan ini akan memicu respon antibodi yang lebih optimal di masa yang akan datang," kata juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro yang ikut dalam vaksinasi kedua bersama Menkes Budi Gunadi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Warga Tak Punya NIK Bisa Divaksinasi, Simak Caranya

    Demi mencapai target tinggi untuk vaksinasi Covid-19, Kementerian Kesehatan memutuskan warga yang tak punya NIK tetap dapat divaksin. Ini caranya...