Kejaksaan NTT Jerat Tersangka Penjualan Tanah di Labuan Bajo dengan TPPU

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyidik Kejaksaan Tinggi NTT melakukan penahanan terhadap sejumlah tersangka dalam kasus pengalihan aset tanah Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat Kamis (14/1/2021). Antara/ Benny Jahang

    Penyidik Kejaksaan Tinggi NTT melakukan penahanan terhadap sejumlah tersangka dalam kasus pengalihan aset tanah Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat Kamis (14/1/2021). Antara/ Benny Jahang

    TEMPO.CO, Jakarta - Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur, menjerat Veronika Sukur (VS) tersangka kasus pengalihan aset tanah pemerintah di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat dengan menerapkan pasal-pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU).

    Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur, Yulianto melalui Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejaksaan Tinggi NTT, Abdul Hakim ketika dihubungi di Kupang, Selasa mengatakan, sesuai hasil ekspose yang dilakukan Kejaksaan Tinggi NTT telah menemukan adanya bukti baru yang menjerat tersangka Veronika Sukur dengan TPPU.

    "Tim penyidik telah melakukan ekspose dan menemukan bukti baru tentang kepemilikan aset milik tersangka yang disembunyikan yang diperoleh dari hasil tindak pidana korupsi," kata Abdul Hakim, Selasa 26 Januari 2021.

    Ia mengatakan, ekspose yang juga dihadiri Kejati NTT, Yulianto terungkap adanya fakta baru terhadap kepemilikan aset milik tersangka Veronika Sukur yang disembunyikan.

    Baca: Kasus Tanah di Labuan Bajo, Kejaksaan NTT Periksa Bupati Manggarai Barat

    "Kuat dugaan aset-aset itu dibeli dengan cara menyamarkan atau menyembunyikan hasil tindak pidana korupsi," tegas Abdul Hakim.

    Abdul Hakim menambahkan, berdasarkan bukti-bukti baru itu sehingga penyidik berkesimpulan untuk menjerat tersangka Veronika Sukur dengan pasal-pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU).

    Ia mengatakan, berkas perkara tersangka Veronika Sukur digabungkan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang.

    Untuk diketahui Veronika Sukur telah ditahan penyidik tindak pidana khusus Kejaksaan Tinggi NTT bersama 16 orang tersangka lainnya karena diduga terlibat dalam kasus pengalihan aset Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat berupa tanah di Labuan Bajo seluas 30 hektare yang merugikan negara sebesar Rp1,3 triliun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?