KPK Tetapkan Tersangka Baru di Kasus Korupsi Pengadaan Citra Satelit

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Badan Informasi Geospasial 2014-2016, Priyadi Kardono, resmi memakai rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan, di gedung KPK, Jakarta, Rabu, 20 Januari 2021. Pengadaan Citra Satelit Resolusi Tinggi (CSRT) tersebut bekerjasama dengan LAPAN Tahun 2015. TEMPO/Imam Sukamto

    Kepala Badan Informasi Geospasial 2014-2016, Priyadi Kardono, resmi memakai rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan, di gedung KPK, Jakarta, Rabu, 20 Januari 2021. Pengadaan Citra Satelit Resolusi Tinggi (CSRT) tersebut bekerjasama dengan LAPAN Tahun 2015. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menetapkan tersangka dalam kasus korupsi pengadaan Citra Satelit Resolusi Tinggi di Badan Informasi dan Geospasial dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional tahun 2015. Tersangka yang baru diumumkan itu adalah Komisaris Utama PT Ametis Indogeo Prakarsa, Lissa Rukmi Utari.

    "KPK meningkatkan perkara ini ke tahap penyidikan sejak September 2020,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di kantornya, Jakarta, Senin, 25 Januari 2021.

    Alex mengatakan dugaan keterlibatan Lissa dimulai ketika BIG dan Lapan meneken kerja sama mengadakan CSRT senilai Rp 187 miliar pada 2015. Sebelum proyek dimulai, Lissa diundang oleh Kepala BIG periode 2014-2016 Priyadi Kardono dan Kepala Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara Lapan periode 2013-2015 Muchamad Muchlis untuk membahas persiapan pengadaan. Priyadi dan Muchlis juga telah ditetapkan menjadi tersangka di kasus korupsi pengadaan Citra Satelit.

    Dalam rangkaian pertemuan itu, diduga ada kesepakatan merekayasa penyusunan berbagai dokumen kerangka kerja acuan. Rekayasa itu diduga dilakukan untuk mengunci spesifikasi peralatan CSRT.

    ADVERTISEMENT

    KPK menduga selanjutnya Lissa aktif melakukan pembayaran pengadaan tanpa dilengkapi dokumen. KPK menduga harga barang yang disuplai juga sudah digelembungkan. Dalam kasus korupsi pengadaan Citra Satelit ini, KPK menduga kerugian negara adalah Rp 179 miliar.

    Baca juga: KPK Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Pengadaan Citra Satelit


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Warga Tak Punya NIK Bisa Divaksinasi, Simak Caranya

    Demi mencapai target tinggi untuk vaksinasi Covid-19, Kementerian Kesehatan memutuskan warga yang tak punya NIK tetap dapat divaksin. Ini caranya...