Gunung Merapi Keluarkan 17 Kali Guguran Lava Pijar Pagi Ini

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Guguran lava dari puncak Gunung Merapi terlihat dari Turi, Sleman, D.I Yogyakarta, Rabu, 20 Januari 2021. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat pada periode pengamatan 20 Januari pada pukul 00.00-06.00 WIB telah terjadi tiga kali awan panas guguran Gunung Merapi dengan jarak luncur maksimal 1.200 meter dan teramati 47 kali guguran lava pijar. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah

    Guguran lava dari puncak Gunung Merapi terlihat dari Turi, Sleman, D.I Yogyakarta, Rabu, 20 Januari 2021. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat pada periode pengamatan 20 Januari pada pukul 00.00-06.00 WIB telah terjadi tiga kali awan panas guguran Gunung Merapi dengan jarak luncur maksimal 1.200 meter dan teramati 47 kali guguran lava pijar. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah

    TEMPO.CO, Yigyakarta - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan Gunung Merapi pada Sabtu 23 Januari 2021 mengeluarkan 17 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur 300-500 meter.

    Kepala BPPTKG Hanik Humaida mengatakan berdasarkan pengamatan pada Sabtu pukul 00.00 WIB sampai 06.00 WIB, guguran lava pijar itu meluncur ke arah barat daya atau hulu Kali Krasak dan Boyong. "Teramati guguran lava pijar 17 kali dengan jarak luncur 300-500 meter ke barat daya hulu Kali Krasak dan Boyong," katanya dalam keterangan tertulis Sabtu 23 Januari 2021.

    Selama periode pengamatan itu, menurut BPPTKG, Gunung Merapi juga mengalami 24 kali gempa guguran dengan amplitudo 4-23 mm selama 18.3-84.8 detik dan empat kali gempa hembusan dengan amplitudo 4-6 mm selama 12.4-18.4 detik.

    Asap kawah tebal berwarna putih dengan intensitas sedang setinggi 50 meter di atas puncak kawah teramati selama pengamatan.

    Baca: Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas ke Hulu Kali Krasak Sejauh 1.000 Meter

    Pada periode pengamatan Jumat 22 Januari 2021 pukul 18.00-24.00 WIB, Gunung Merapi tercatat 12 kali meluncurkan guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 300-600 meter ke arah barat daya.

    Berdasarkan hasil pengamatan selama sepekan terakhir, dari 15 hingga 21 Januari 2021, BPPTKG menyimpulkan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih cukup tinggi berupa aktivitas erupsi efusif.

    Gunung Merapi masih dipertahankan pada Level III atau status Siaga dengan potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 kilometer. Sedangkan apabila terjadi letusan eksplosif, lontaran material vulkanik dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.