Menkes Nilai Peran Istri Bisa Tingkatkan Kepatuhan Pada Protokol Covid-19

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ibu-ibu PKK Kelurahan Gumuruh berkeliling kampung untuk beri pelayanan kesehatan dan pendataan Balita setelah Posyandu ditutup selama pandemi Covid-19 di Bandung, Jawa Barat, Sabtu, 22 Agustus 2020. PKK memilih untuk mendatangi setiap rumah guna memastikan pendataan kesehatan dan pemberian vitamin bagi 150 ibu-ibu yang memiliki Balita. TEMPO/Prima Mulia

    Ibu-ibu PKK Kelurahan Gumuruh berkeliling kampung untuk beri pelayanan kesehatan dan pendataan Balita setelah Posyandu ditutup selama pandemi Covid-19 di Bandung, Jawa Barat, Sabtu, 22 Agustus 2020. PKK memilih untuk mendatangi setiap rumah guna memastikan pendataan kesehatan dan pemberian vitamin bagi 150 ibu-ibu yang memiliki Balita. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menilai Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) bisa membantu mengubah perilaku masyakat lebih disiplin menjalankan protokol Covid-19. Alasannya banyak suami takut kepada istrinya.

    "Perubahan perilaku harusnya PKK ya. Apa yang ditakuti seorang pria? Istri," ujar Budi seperti dikutip dari kanal YouTube Pikiran Rakyat Media Network Suara Cimahi (PRMN SuCi) pada 22 Januari 2021.

    PKK merupakan organisasi kemasyarakatan yang memberdayakan wanita untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan Indonesia.

    Baca juga: Soal Vaksin Mandiri, Menkes: Jangan Sampai Ada Narasi Orang Kaya Dapat Duluan

    Menurut Budi, melalui PKK, setiap istri bisa mengajarkan dan mengingatkan suami beserta anak untuk menerapkan 3M (mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak).

    "Saya saja pergi suka dimarahin istri, nurut. Katanya, 'mana nih maskernya, masa menkes lupa' gitu," kata Budi.

    Budi menyayangkan bahwa selama ini masih banyak masyarakat Indonesia yang tidak disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

    "Unfortunately, Indonesia enggak disiplin masyarakatnya. Kalau Indonesia disiplin masyarakatnya, ini bisa (mengatasi pandemi Covid-19)," ucap Budi.

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.