Hari Ini Jokowi Tinjau Lokasi Gempa di Sulawesi Barat

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (kanan) meninjau langsung lokasi banjir dari atas jembatan Pekauman didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri) di Desa Pekauman Ulu, Kabupaten banjar, Kalimantan Selatan, Senin, 18 Januari 2021. Kunjungan kerja tersebut dalam rangka melihat langsung dampak banjir dan meninjau posko pengungsian korban banjir di Provinsi Kalimantan Selatan. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S

    Presiden Joko Widodo (kanan) meninjau langsung lokasi banjir dari atas jembatan Pekauman didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri) di Desa Pekauman Ulu, Kabupaten banjar, Kalimantan Selatan, Senin, 18 Januari 2021. Kunjungan kerja tersebut dalam rangka melihat langsung dampak banjir dan meninjau posko pengungsian korban banjir di Provinsi Kalimantan Selatan. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi bertolak ke Provinsi Sulawesi Barat, Selasa, 19 Januari 2021. Jokowi akan meninjau lokasi gempa dan bertemu dengan masyarakat korban gempa di sana.

    "Betul. Meninjau tempat-tempat pengungsian dan rumah warga yang terkena gempa Majene serta korban gempa," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin kepada wartawan, Selasa, 19 Januari 2021.

    Gempa dengan kekuatan 6,2 magnitudo mengguncang wilayah Sulawesi Barat, pada 15 Januari 2021 dini hari. Gempa tersebut mengakibatkan sejumlah bangunan roboh.

    Baca juga: Jokowi: Ini Banjir Terbesar di Kalimantan Selatan Sejak 50 Tahun

    Bangunan yang rusak di antaranya; Kantor Gubernur Sulbar, Maleo Town Square, toko, swalayan, hingga Rumah Sakit Mitra Manakarra. Atas bencana gempa tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat telah menetapkan status tanggap darurat.

    Data hingga Senin lalu, gempa mengakibatkan 679 orang luka ringan, 253 orang luka berat, dan 84 orang meninggal dunia. Sementara itu, 19.435 orang terpaksa mengungsi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.