Tim DVI Polri Telah Serahkan 15 Jenazah Korban Sriwijaya Air Kepada Keluarga

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Tim Disaster Victim Identivication (DVI) Polri telah menyerahkan 15 jenazah korban Siriwjaya Air SJ 182 kepada keluarga. 

    Hingga 18 Januari pukul 09.00 WIB, Rumah Sakit Bhayangkara Polri Raden Said Sukanto, Kramat Jati menerima 308 kantong jenazah.

    Terkait dengan proses identifikasi jenazah lainnya, Tim DVI Polri menggunakan rekaman kamera CCTV dari boarding Sriwijaya Air SJ182. Dari rekaman CCTV, Tim Inafis akan melakukan identifikasi melalui wajah.

    "Saat ini inafis sudah merampung data dari CCTV dari udara sebelum korban masuk pesawat akan dianalisis," kata Kepala Sub Bagian Inafis Ajun Komisaris Yani pada Senin, 18 Januari 2021.

    ADVERTISEMENT

    Baca juga: Selisik Masalah Boeing Tua Jatuhnya Siriwijaya Air

    Menurut Yani, rekaman wajah dari kamera CCTV akan dianalisa menggunakan face recognation yang terhubung dengan data KTP-el di Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil. Kemudian, hasilnya akan membantu identifikasi yang dilakukan melalui sidik jari.

    Sementara itu, PT Jasa Raharja (Persero) telah menyerahkan santunan kepada 26 dari 29 keluarga korban.

    "Dari 29 korban (Sriwijaya Air) yang teridentifikasi, Jasa Raharja sudah memberikan santunan kepada 26 orang. Yang lainnya dalam proses perbaikan dan melengkapi," ujar Kepala Divisi Pelayanan Jasa Raharja, Haryo Pamungkas, melalui konferensi pers daring pada Senin, 18 Januari 2021.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.