Kompolnas Sebut Reformasi Polri Jadi Salah Satu PR Kapolri Terpilih

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komjen Listyo Sigit Prabowo saat mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI di Senayan, Jakarta, Rabu, 19 Februari 2020. Presiden Joko Widodo telah resmi mengajukan nama Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri ke DPR. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komjen Listyo Sigit Prabowo saat mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI di Senayan, Jakarta, Rabu, 19 Februari 2020. Presiden Joko Widodo telah resmi mengajukan nama Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri ke DPR. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Kepolisian Nasional mengatakan ada segudang pekerjaan rumah bagi Kepala Polri terpilih. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah memilih Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai calon Kapolri.

    "Kami melihat tantangan Polri hari ini dan masa mendatang adalah bagaimana menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di tengah-tengah pandemi Covid-19 dan kelesuan ekonomi," kata Anggota Kompolnas Poengky Indarti, saat dihubungi Tempo, Ahad, 17 Januari 2021.

    Poengky mengingatkan dalam segala suasana, Polri harus bisa melayani, mengayomi, melindungi masyarakat dan menegakkan hukum dengan sebaik-baiknya.

    Selain itu, Kompolnas juga mengingatkan Polri agar tetap fokus pada penegakan hukum terhadap kejahatan konvensional, kejahatan transnasional seperti jaringan narkoba dan terorisme, kejahatan siber, serta tantangan terhadap menguatnya intoleransi dan kelompok-kelompok radikal.

    Baca juga: Idham Azis Meminta Polri Dukung Listyo Sigit Menjadi Kapolri

    Tak hanya masalah eksternal, Poengky juga menyoroti tantangan di internal Polri yang harus diselesaikan. Ia mengatakan Listyo Sigit harus melanjutkan reformasi kultural Polri. Apalagi Poengky mengatakan masyarakat masih melihat adanya anggota yg melakukan kekerasan berlebihan, arogan dan bergaya hidup mewah.

    "Hal tersebut harus dikoreksi. Ada Peraturan-Peraturan Kapolri tentang HAM, LHKPN, Barang Mewah dll yg harus dilaksanakan oleh pimpinan dan seluruh anggota Polri," kata Poengky.

    Selain itu, isu profesionalisme anggota juga disebut Poengky harus ditingkatkan. Terutama dengan memberikan perhatian yang lebih kepada anggota-anggota yang bertugas di wilayah Indonesia Timur.

    Dari segi pelayanan, Poengky juga meminta agar Polisi bisa mengikuti Revolusi Industri 4.0. "Sehingga dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat menggunakan teknologi, agar manfaatnya cepat dirasakan masyarakat," kata Poengky.

    Poengky mengatakan Kompolnas telah diundang rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi 3 DPR yang akan melakukan fit and proper pada calon Kapolri Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada Senin, 18 Januari 2021. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.