Denny Indrayana Sarankan Evakuasi Korban Banjir Kalsel Lewat Udara

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menggendong anaknya melintasi banjir di Desa Kampung Melayu, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Jumat 15 Januari 2021. Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor menyatakan peningkatan status siaga darurat menjadi tanggap darurat, keputusan itu diambil mengingat musibah banjir yang terjadi semakin meluas di beberapa daerah di Provinsi Kalimantan Selatan. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S

    Warga menggendong anaknya melintasi banjir di Desa Kampung Melayu, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Jumat 15 Januari 2021. Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor menyatakan peningkatan status siaga darurat menjadi tanggap darurat, keputusan itu diambil mengingat musibah banjir yang terjadi semakin meluas di beberapa daerah di Provinsi Kalimantan Selatan. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu calon Gubernur dalam Pilkada Kalimantan Selatan, Denny Indrayana, menyarankan kepada instansi berwenang untuk mengevakuasi korban banjir Kalsel melalui udara.

    "Urgent call perlu dipikirkan pertimbangan untuk segera melakukan langkah-langkah evakuasi pemantauan melalui udara," kata Denny dalam keterangannya kepada wartawan, Ahad, 17 Januari 2021.

    Denny mengatakan, wilayah Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, menjadi salah satu yang terdampak banjir. Bahkan, ia menemukan adanya 2 jembatan yang longsor sehingga tidak bisa dilalui.

    Denny Indrayana mengaku khawatir karena wilayah yang belum terjangkau dan tidak bisa berkomunikasi karena aliran listrik dimatikan. "Seperti di Barabai, kami kesulitan komunikasi dengan kerabat dan relawan karena listrik dimatikan, dan sinyal kelihatan tidak ada di sekitaran Hulu Sungai Tengah," ujarnya.

    Baca juga: 3.000 KK di Banjarmasin Terdampak Banjir Kalsel.

    Selain itu, Denny juga menilai ada beberapa wilayah belum mendapatkan bantuan, baik berupa logistik maupun kebutuhan evakuasi penyelamatan jiwa di beberapa wilayah karena tidak bisa dijangkau melalui darat dan perahu karet.

    "Saya kirim pesan ini untuk bisa didengar oleh yg mempunyai kewenangan dan juga alat-alat, karena kelihatanya penanganan masih agak panjang. Kita berdoa semoga tidak ada lagi turun hujan," kata dia.

    Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana melaporkan per Sabtu kemarin, sebanyak 7 Kabupaten Kota terdampak banjir Kalsel. Antara lain Kabupaten Tapin, Kabupaten Banjar, Kota Banjar Baru, Kota Tanah Laut, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Balangan dan Kabupaten Tabalong.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.