Kasus Izin Ekspor Benur, KPK Sita Baju dan Tas Bermerek Milik Edhy Prabowo

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, seusai menjalani pemeriksaan, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Kamis, 14 Januari 2021. Edhy Prabowo, diperiksa sebagai tersangka, dalam tindak pidana korupsi kasus menerima hadiah atau janji oleh penyelenggara negara terkait perizinan tambak, usaha dan atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya Tahun 2020. TEMPO/Imam Sukamto

    Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, seusai menjalani pemeriksaan, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Kamis, 14 Januari 2021. Edhy Prabowo, diperiksa sebagai tersangka, dalam tindak pidana korupsi kasus menerima hadiah atau janji oleh penyelenggara negara terkait perizinan tambak, usaha dan atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya Tahun 2020. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi menyita berbagai tas dan baju bermerek milik mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. KPK menduga barang-barang itu masih terkait dengan kasus suap ekspor benih lobster yang menjadikannya tersangka.

    "Dilakukan penyitaan kepada yang bersangkutan terkait barang bukti, diantaranya berbagai tas dan baju dengan merk ternama," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Jumat, 15 Januari 2020.

    Penyitaan secara resmi dilakukan saat Edhy diperiksa pada Kamis, 14 Januari 2020. Ali mengatakan tas dan baju itu diduga dibeli menggunakan uang hasil korupsi ekspor benur. Barang itu dibeli saat Edhy berkunjung ke Amerika Serikat.

    Sepulangnya dari Amerika itulah KPK menangkap Edhy di Bandara Soekarno Hatta pada 24 November 2020 malam. Edhy ditangkap bersama istrinya dan belasan orang lain. Dalam gelar perkara, KPK menetapkan Edhy Prabowo dan enam orang lainnya menjadi tersangka kasus ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.