Uji Kelayakan Calon Kapolri Listyo Sigit, DPR Akan Libatkan Kompolnas dan PPATK

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komjen Listyo Sigit Prabowo saat mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI di Senayan, Jakarta, Rabu, 19 Februari 2020. Presiden Joko Widodo telah resmi mengajukan nama Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri ke DPR. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komjen Listyo Sigit Prabowo saat mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI di Senayan, Jakarta, Rabu, 19 Februari 2020. Presiden Joko Widodo telah resmi mengajukan nama Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri ke DPR. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komisi III DPR Herman Herry mengatakan, pada Senin, 18 Januari, calon Kapolri Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan mulai menjalani uji kelayakan dan kepatutan dengan tahap awal pembuatan makalah. "Satu sampai dua jam pembuatan makalah itu, lalu hari Selasa akan dilakukan fit and proper test," kata Herman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 13 Januari 2021.

    Herman mengatakan fit and proper test akan terbagi menjadi dua sesi, masing-masing selama 2,5 jam. Sesi pertama dimulai pukul 10.00 WIB hingga 12.30 WIB, kemudian istirahat hingga pukul 14.00 WIIB.

    Fit and proper test sesi kedua akan berlangsung pukul 14.00 WIB hingga 16.30 WIB. Herman mengatakan, Komisi III memproyeksikan dapat langsung menggelar rapat pleno untuk memutuskan hasil uji kelayakan dan kepatutan itu.

    "Kami harapkan di hari Selasa itu sore harinya sudah bisa Komisi tiga rapat untuk membuat keputusan menolak atau menerima calon yang diajukan oleh Presiden, begitu kira-kira," ujar politikus PDI Perjuangan ini.

    Adapun Kamis besok, 14 Januari 2021, Herman melanjutkan, Komisi III akan mengundang Komisi Kepolisian Nasional dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk Rapat Dengar Pendapat Umum.

    Herman menilai Listyo Sigit Prabowo adalah figur reformatif yang diharapkan dapat membawa pembaruan di tubuh Polri. Dia berharap jenderal muda itu dapat menjadi pimpinan Polri yang negarawan dan dapat mengakomodir semua pihak.

    "Artinya semua angkatan di Polri dengan sistem profesional dan bisa merangkul senior dan junior, mempersatukan dan mensolidkan institusi Polri, itu harapan kami," ucapnya.

    Herman pun mengklaim mayoritas anggota Komisi III berharap Listyo dapat melakukan terobosan dan pembaruan. Meski begitu, dia mengimbuhkan, sikap akhir Komisi III DPR akan menunggu hasil fit and proper test pada pekan depan.

    Ia mengatakan fit and proper test calon Kapolri akan digelar secara terbuka dan dapat disaksikan publik secara luas. "Publik dapat melihat apa yang dipertanyakan, apa yang menjadi komitmen. Nanti akan kita lihat sama-sama hasilnya."

    BUDIARTI UTAMI PUTRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fatwa MUI Nyatakan Vaksin Covid-19 Sinovac Berstatus Halal, Ini Alasannya

    Keputusan halal untuk vaksin Covid-19 itu diambil setelah sejumlah pengamatan di fasilitas Sinovac berikut pengawasan proses pembuatan secara rinci.