Evakuasi 1 Korban di Longsor Sumedang, Tim SAR Masih Cari 23 Orang Lagi

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Basarnas, TNI, Polri dan relawan melakukan pencarian korban bencana tanah longsor di Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa, 12 Januari 2021. Tim SAR gabungan masih mencari sedikitnya 24 korban hilang yang telah terdata akibat bencana tanah longsor yang terjadi pada Sabtu 9 Januari lalu. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

    Anggota Basarnas, TNI, Polri dan relawan melakukan pencarian korban bencana tanah longsor di Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa, 12 Januari 2021. Tim SAR gabungan masih mencari sedikitnya 24 korban hilang yang telah terdata akibat bencana tanah longsor yang terjadi pada Sabtu 9 Januari lalu. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim Pencarian dan Penyelamatan (SAR) gabungan menemukan dan mengevakuasi satu korban tambahan dalam longsor Sumedang di Kecamatan Cimanggung, Jawa Barat, Rabu, 13 Januari 2021.

    Kepala Kantor SAR Bandung Deden Ridwansyah mengatakan korban ditemukan pada pukul 09.00 WIB. Dengan begitu, kini sudah ada 17 orang yang ditemukan tewas dalam peristiwa longsor Sumedang.

    "Tim SAR gabungan menemukan satu korban bernama Ahmad Yani (32 tahun) dalam keadaan meninggal," kata Deden. Korban ditemukan tertimbun tanah di dekat bangunan yang berada di lokasi longsor.

    Kini Tim SAR masih mencari 23 orang yang masih dinyatakan hilang usai adanya peristiwa longsor itu. Adapun tubuh korban langsung dievakuasi menggunakan kantong jenazah dan dilarikan ke fasilitas medis setempat guna proses identifikasi.

    ADVERTISEMENT

    Pencarian pada Rabu ini dimulai sejak pukul 07.30 WIB di lokasi. Adapun pencarian dibagi ke tiga sektor, yakni perumahan, sekitar masjid, dan sekitar lapang voli.

    Selain itu proses pencarian dibagi ke dalam dua shift untuk membagi kekuatan personel Tim SAR dalam menjalankan tugasnya agar guna tetap prima. "Adapun shift 1 dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB. Sedangkan shift 2 dari pukul 13.00 WIB sampai pukul 17.30 WIB," kata Deden.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.