Jokowi akan Disuntik Vaksin Sinovac Pagi Ini, Disiarkan Langsung

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan keterangan usai meninjau fasilitas produksi dan uji klinis tahap III vaksin Covid-19 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung, Selasa, 11 Agustus 2020. ANTARA/Dhemas Reviyanto

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan keterangan usai meninjau fasilitas produksi dan uji klinis tahap III vaksin Covid-19 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung, Selasa, 11 Agustus 2020. ANTARA/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Pihak Istana memastikan Presiden Joko Widodo atau Jokowi bakal menerima vaksin Covid-19 pertama pada hari ini, Rabu, 13 Januari 2021. Vaksin Sinovac ini telah memperoleh izin penggunaan darurat dari BPOM.   

    "Rencana pagi penyuntikan vaksin perdana untuk Presiden," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, kepada wartawan, Selasa, 12 Desember 2021.

    Vaksin buatan perusahaan farmasi asal Cina itu sebelumnya telah cukup lama menjalani uji klinis tahap 3 di Bandung, Jawa Barat. Vaksin ini juga telah mendapat sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia.

    Bey mengatakan vaksinasi Jokowi akan disiarkan langsung. Meski begitu, ia belum dapat memastikan di mana Presiden akan menjalani vaksinasi. "Besok saat penyuntikan perdana tersebut juga akan disiarkan secara live streaming. Jadi prosesnya seperti apa, bisa dilihat langsung besok," kata Bey.

    ADVERTISEMENT

    Sebelumnya, Kementerian Kesehatan juga telah mengkonfirmasi bahwa vaksin yang akan diterima Presiden adalah vaksin buatan Sinovac. Vaksin yang sama, saat ini telah tiba dalam jumlah besar di Indonesia dan telah didistribusikan ke 34 provinsi.

    Jika sesuai rencana, setelah vaksinasi Covid-19 terhadap Presiden, program vaksinasi secara nasional juga akan langsung dimulai. Prioritas pertama penerima vaksin ini adalah para tenaga kesehatan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.