Vaksin Covid-19, Menkes: Berita Baik dari MUI Sudah, Insyallah Menyusul BPOM

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas melakukan bongkar muat vaksin COVID-19 Sinovac setibanya di Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Denpasar, Bali, Selasa, 5 Januari 2021. Sebanyak 31.000 dosis vaksin COVID-19 Sinovac yang tiba di Bali tersebut pada vaksinasi tahap awal diprioritaskan untuk tenaga kesehatan yang akan dilakukan pada 22 Januari 2021 mendatang. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo

    Petugas melakukan bongkar muat vaksin COVID-19 Sinovac setibanya di Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Denpasar, Bali, Selasa, 5 Januari 2021. Sebanyak 31.000 dosis vaksin COVID-19 Sinovac yang tiba di Bali tersebut pada vaksinasi tahap awal diprioritaskan untuk tenaga kesehatan yang akan dilakukan pada 22 Januari 2021 mendatang. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan proses penyuntikkan vaksin Covid-19 akan mulai pada Rabu, 13 Januari 2021. 

    "Insyallah, kita akan mulai di hari Rabu dan akan dimulai oleh Bapak Presiden," kata Budi dalam konferensi pers, Senin, 11 Januari 2021.

    Budi melempar sinyal bahwa izin penggunaan darurat vaksin Covid-19 akan segera dikeluarkan oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

    "Berita baik dari MUI sudah keluar dan insyaallah berita baik dari BPOM juga akan segera menyusul," kata dia.

    Budi menegaskan, pemerintah tidak akan mengintervensi BPOM selaku lembaga yang berwenang mengeluarkan izin edar kedaruratan vaksin.

    "Pemerintah tidak akan mendahului persetujuan BPOM karena BPOM badan independen yang secara scientific berhak menentukan vaksin ini layak atau tidak," katanya.

    Adapun BPOM akan mengumumkan hasil uji klinik terkait persetujuan izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) vaksin Sinovac pada siang ini.

    Sementara itu, Komisi Fatwa MUI Pusat telah menetapkan Vaksin Covid-19 produksi Sinovac halal dan suci digunakan. Namun fatwa ini belum final karena masih menunggu izin keamanan dari BPOM.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.