KPK Resmi Tahan FY Lantaran Halangi Penyidikan Kasus Nurhadi

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi KPK. ANTARA

    Ilustrasi KPK. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan FY, tersangka dalam kasus suap dan gratifikasi mantan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi. FY sebelumnya ditangkap di sebuah hotel di Kota Malang, Jawa Timur.

    Plh Deputi Penindakan KPK Setyo Budiyanto mengatakan, FY ditahan selama 20 hari pertama terhitung sejak 10 Januari hingga 29 Januari 2021. "Di Rutan KPK cabang Pomdam Jaya Guntur. Namun, sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19, yang bersangkutan terlebih dulu menjalani isolasi mandiri selama 14 hari, " kata dia melalui konferensi pers daring pada Ahad, 10 Januari 2021.

    KPK menetapkan FY sebagai tersangka lantaran diduga menghalangi penyidikan dalam perkara Nurhadi. Ia disebut menghalangi-halangi petugas ketika akan meringkus Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono.  Atas perbuatannya, FY pun disangkakan Pasal 21 Undang-Undang Tipikor

    Dalam perkara ini, KPK menetapkan tiga orang menjadi tersangka, yakni Nurhadi; menantunya, Rezky Herbiyono dan Hiendra Soenjoto. KPK menduga Nurhadi melalui Rezky menerima suap dan gratifikasi senilai Rp 46 miliar.

    Uang itu diduga diberikan agar Nurhadi mengurus perkara perdata antara PT MIT melawan PT Kawasan Berikat Nusantara. KPK menyebut menantu Nurhadi menerima sembilan lembar cek atas nama PT MIT dari Direkut PT MIT Hiendra Soenjoto untuk mengurus perkara itu.


    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...