Sambil Terisak, Megawati Jelaskan Gagasan Politik Presiden Sukarno

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Megawati Soekarnoputri memberi sinyal bahwa dirinya akan menerima mandat dari para kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk memimpin partai berlambang banteng itu kembali, dalam sambutannya di acara Malam Budaya PDIP di Grand Inna Beach, Bali pada Rabu malam, 7 Agustus 2019. TEMPO/Dewi N Piliang

    Megawati Soekarnoputri memberi sinyal bahwa dirinya akan menerima mandat dari para kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk memimpin partai berlambang banteng itu kembali, dalam sambutannya di acara Malam Budaya PDIP di Grand Inna Beach, Bali pada Rabu malam, 7 Agustus 2019. TEMPO/Dewi N Piliang

    TEMPO.CO, Jakarta -Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan gagasan politik ayahnya, Presiden  Sukarno, sambil menangis dalam peringatan HUT PDIP ke-48, Ahad, 10 Januari 2021.

    "Bapak yang telah menempa saya sejak kecil untuk hidup di jalan pengabdian kepada tanah air dan bangsa," kata Megawati terdiam sesaat saat menyampaikan pidato politiknya.

    Sambil sesenggukan, Megawati menyampaikan ucapan Soekarno pada dirinya. "'Saya memohon kepada Allah SWT, tetapkanlah kecintaanku pada tanah air dan bangsa selalu menyala-nyala di dalam saya punya dada, sampai terbawa masuk ke dalam kubur saat Allah memanggilku pulang'."

    Kalimat tersebut, kata Megawati, juga pernah ia sampaikan pada tahun lalu. Kemudian, sebulan berikutnya Indonesia diguncang virus corona dan memaksa untuk masuk pada sebuah peradaban baru.

    ADVERTISEMENT

    Megawati mengatakan, ini saatnya masyarakat Indonesia konsisten menerima dan menjalankan Pancasila agar tidak hanya menjadi jargon belaka. "Bangsa ini sangat butuh Pancasila diimplementasikan. Di saat krisis seperti ini keimanan kita pada Allah diuji. Diuji untuk tetap berjuang, ikhtiar, dan tawakal bagi kemanusiaan dalam semangat persatuan," katanya.

    FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.