KPK Tangkap Orang Dekat Menantu Nurhadi

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa kasus penerimaan suap dan gratifikasi terkait pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA) Rezky Herbiyono (kiri) tiba untuk menjalani sidang lanjutan secara virtual di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (2/12/2020). Sidang lanjutan menantu dari mantan Sekretaris MA Nurhadi itu mengagendakan mendengar keterangan saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum KPK. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Terdakwa kasus penerimaan suap dan gratifikasi terkait pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA) Rezky Herbiyono (kiri) tiba untuk menjalani sidang lanjutan secara virtual di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (2/12/2020). Sidang lanjutan menantu dari mantan Sekretaris MA Nurhadi itu mengagendakan mendengar keterangan saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum KPK. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap FY, tersangka dalam kasus suap dan gratifikasi mantan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi. FY ditangkap di sebuah hotel di Kota Malang, Jawa Timur.

    Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, FY dijadikan tersangka setelah diduga menghalangi penyidikan dalam perkara Nurhadi.

    "Benar tim penyidik KPK tadi malam dinihari menangkap tersangka atas nama FY, kasus dugaan menghalangi penyidikan dalam perkara dugaan korupsi Nurhadi dkk," ujar Ali melalui keterangan tertulis pada Ahad, 10 Januari 2021.

    Ali mengatakan, penyidik saat ini sudah membawa FY ke Gedung Merah Putih KPK untuk diperiksa. "Perkembangannya akan kami info lebih lanjut," kata dia.

    ADVERTISEMENT

    Dalam perkara ini, KPK menetapkan tiga orang menjadi tersangka, yakni Nurhadi; menantunya, Rezky Herbiyono dan Hiendra. KPK menduga Nurhadi melalui Rezky menerima suap dan gratifikasi senilai Rp 46 miliar.

    Uang itu diduga diberikan agar Nurhadi mengurus perkara perdata antara PT MIT melawan PT Kawasan Berikat Nusantara. KPK menyebut menantu Nurhadi menerima sembilan lembar cek atas nama PT MIT dari Direkut PT MIT Hiendra Soenjoto untuk mengurus perkara itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.