Sriwijaya Air SJ182 Jatuh, Polri Siapkan Posko Ante Mortem

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana KRI Teluk Gilimanuk 531 saat berangkat dari JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, menuju perairan Kepulauan Seribu pada Sabtu petang, 9 Januari 2021. Tempo/Adam Prireza

    Suasana KRI Teluk Gilimanuk 531 saat berangkat dari JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, menuju perairan Kepulauan Seribu pada Sabtu petang, 9 Januari 2021. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.CO, Jakarta - Posko Ante Mortem-DVI RS Polri terlihat melakukan persiapan untuk kedatangan jenazah dan keluarga korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182, Ahad pagi, 10 Januari 2021.

    Berdasarkan pantauan di lapangan, persiapan dilakukan dengan mendirikan tenda di depan Posko Ante Mortem-DVI RS Polri.

    Pemasangan tenda tersebut mulai dilakukan sejak Ahad pagi yang dikerjakan oleh sekitar enam orang.

    Keberadaan tenda tersebut merupakan bagian persiapan Posko Ante Mortem-DVI RS Polri menerima kedatangan keluarga korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 untuk diambil data ante mortem.

    Sekitar pukul 04.20 WIB terlihat beberapa orang yang mengendarai kendaraan maskapai Sriwijaya terlihat mendatangi Posko Ante Mortem-DVI RS Polri, namun hanya sebentar lalu pergi.

    Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadli Imran menyatakan Posko Ante Mortem-DVI RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur telah mengidentifikasi fase pertama korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

    Menurut dia, fase pertama yaitu mengambil manifes, daftar penumpang, foto-foto dari kamera CCTV untuk mengidentifikasi sekunder, baik dari pakaian dan sebagainya.

    Dia mengatakan sudah ada 20 orang pihak keluarga yang diantarkan pihak Kepolisian ke RS Polri, Kramat Jati.

    Pihak Kepolisian juga telah mengumumkan kepada keluarga korban untuk segera mempersiapkan data ante mortem yang dimiliki untuk diantarkan ke RS Polri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?