PSI Nilai Risma Figur Tepat Pimpin Penyaluran Bansos Tunai untuk Rakyat

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Sosial RI Tri Rismaharini blusukan membantu pemulung di bawah fly over Mampang Prapatan dan Jl Saharjo, Jakarta Selatan, Selasa, 5 Januari 2021. Foto/kemensos.go.id

    Menteri Sosial RI Tri Rismaharini blusukan membantu pemulung di bawah fly over Mampang Prapatan dan Jl Saharjo, Jakarta Selatan, Selasa, 5 Januari 2021. Foto/kemensos.go.id

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia atau PSI mendukung Menteri Sosial Tri Rismaharini sebagai garda terdepan menyalurkan bantuan sosial tunai.  “Kami percaya Bu Risma adalah figur terbaik dalam mengawal penyaluran bantuan sosial tunai agar tepat sasaran dan bebas korupsi,” kata Pelaksana tugas Sekretaris Jenderal PSI Dea Tunggaesti dalam keterangan tertulis, Kamis, 7 Januari 2021.

    Menurut Dea, selain bersih, Risma juga sosok pekerja keras, sehingga tepat untuk menerjemahkan arahan Presiden Jokowi soal penyaluran bansos tunai untuk rakyat. “Beliau tipikal pemimpin yang merakyat dan mau turun langsung, bukan pemimpin di belakang meja. Bu Risma, kami yakin, mampu menjadi tulang punggung baru untuk meringankan beban rakyat,” kata dia.

    Dea berujar, di masa sulit seperti sekarang, tidak boleh ada celah untuk kesalahan atau pelanggaran dalam penyelenggaraan program bantuan untuk rakyat. “Jangankan pelanggaran yang memang disengaja, seperti mengutip uang dari paket bantuan, kesalahan yang tidak disengaja pun harus nol. Blusukan Bu Risma adalah cara tepat untuk mengecek kebenaran data dan kondisi riil masyarakat,” ucap Dea.

    Presiden Jokowi telah meluncurkan program bantuan tunai se-Indonesia 2021, dan disiapkan anggaran Rp 110 triliun serta memastikan penyaluran bansos tetap dilanjutkan di 2021 ini. Tujuannya untuk meningkatkan daya beli masyarakat dan menggerakkan ekonomi nasional.

    ADVERTISEMENT

    "Kita harapkan bantuan ini dapat meringankan keluarga-keluarga yang terdampak pandemi Covid-19 dan diharapkan jadi pemicu untuk menggerakkan ekonomi nasional kita, mengungkit ekonomi nasional dan memperkuat daya beli masyarakat sehingga diharapkan pertumbuhan ekonomi nasional meningkat dan membaik," kata Jokowi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.