PSBB Jawa Bali, Ganjar Sebut Kemungkinan Hanya 3 Daerah yang Terapkan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam Vidcon Rakor Penanganan COVID-19.

    Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam Vidcon Rakor Penanganan COVID-19.

    TEMPO.CO, Semarang - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku siap melaksanakan instruksi pemerintah pusat untuk menerapkan pembatasan kegiatan atau PSBB Jawa Bali. Pemerintah pusat akan mengetatkan protokol kesehatan di wilayah Jawa-Bali mulai 11 sampai 25 Januari 2021.
     
    Menurut Ganjar, kebijakan tersebut tak mengikat seluruh wilayah di Jawa-Bali. Namun, hanya berlaku untuk daerah dengan kasus penularan Covid-19 tinggi. Ganjar menyebut tiga daerah di Jawa Tengah berpotensi diterapkan pengetatan pembatasan sosial.
     
    "Kalau di Jateng misalnya Semarang Raya, Solo Raya, dan saya usulkan Banyumas Raya," sebut dia di kantornya pada Rabu, 6 Januari 2021. Tiga daerah itu, kata Ganjar, membutuhkan perhatian khusus dalam penanganan Covid-19.
     
    Dia menyebut masih menunggu surat edaran dari pemerintah pusat mengenai kebijakan tersebut. Selanjutnya, akan dia sampaikan ke bupati dan wali kota di wilayahnya. "Masih menunggu peraturan resmi dari pusat," katanya.
     
    Ganjar mengaku siap menerapkan pembatasan di Jawa Tengah. Menurut dia, setiap daerah telah berlatih membatasi kegiatan sosial. "Sudah siap, sudah latihan terus menerus," ucapnya. "Tinggal nanti kami sampaikan pada bupat wali kota agar segera dilaksanakan. Akan kami kirim surat kepada mereka agar mempersiapkan diri dan segera melakukan sosialisasi."
     
    JAMAL A. NASHR

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.