Gubernur Erzaldi Ingin Kerjasama OKE OCE Dipayungi Pergub

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman.

    Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman.

    PANGKALPINANG -  Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, kembali memimpin rapat tindak lanjut payung hukum kerja sama dengan OKE OCE Indonesia. Kegiatan ini dilakukan secara virtual, Rabu 6 Januari 2021 bersama dengan Founder OKE OCE Indonesia, Indra Uno dan Ketua Umum OKE OCE Indonesia, Iim Rusyamsi.

    Rapat tersebut juga diikuti oleh Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah (Setda) Pemerintah Provinsi Babel, Darla,; beberapa kepala dinas, dan perwakilan di lingkungan Pemprov. Babel. 

    Gubernur Erzaldi mengatakan kerja sama ini perlu diperkuat dengan landasan hukum agar ada panduan dan jaminan rasa aman serta dapat didukung oleh dana daerah. Dia harap aturan ini tidak hanya peraturan gubernur (pergub) tapi juga peraturan daerah (perda) yang mengatur tentang pembinaan dan sosialisasi. “Kalau misalnya perda ini sudah ada,  aturan dalam pergubnya harus lebih luas sehingga OKE OCE dapat dilibatkan untuk mendukung pengembangan UMKM kita," ujarnya. 

    Menanggapi hal tersebut, Indra Uno mengapresiasi upaya Pemprov. Babel untuk terus mengembangkan wirausaha dengan mendorong pertumbuhan usaha kecil dan menengah. 

    ADVERTISEMENT

    "Yang menjadi tanggung jawab pemerintah yakni membuat kebijakan. Karena tanpa ada kebijakan, program ini tidak ada payung hukumnya. Dampaknya pelaku wirausahawan juga tidak mendapatkan jaminan rasa aman," katanya. 

    Indra Uno menuturkan pengalamannya saat berinteraksi dengan beberapa pelaku UMKM dari Babel yang memiliki semangat luar biasa. "Mereka ini memiliki semangat yang luar biasa. Saya yakin mereka akan terus berkembang dan mampu berdikari dengan dukungan dari pemerintah." ujarnya. 

     Sementara itu, Kasi Pengembangan Penguatan dan Perlindungan Usaha Kecil Dinas Koperasi dan UMKM Pemprov. Babel, Junaidi mengatakan saat ini Pemprov. Babel sudah memiliki Perda Nomor 13 tahun 2017 tentang Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Kecil. "Perdanya sudah ada, itu bisa dimanfaatkan untuk menyusun pergub yang memuat semua kebijakan yang mencakup kepentingan lintas sektor dalam mengembangkan UMKM di Babel," katanya. 

    Di akhir arahannya, Gubernur Erzaldi mengatakan pengembangan kewirausahaan terpadu harus menjadi perhatian, terlebih di tengah pandemi saat ini. "Kita terus berupaya membantu bagaimana membuat UMKM di Babel mampu bertahan di masa pandemi dan terus berkembang. Di Jakarta, OKE OCE Indonesia sudah berhasil sehingga berkaca dari itu, kita berharap dapat diimplementasikan di sini." ujarnya. 

     Gubernur Erzaldi meminta kepada Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar pergub dapat diselesaikan Januari 2021. “Kumpulkan semua potensi mulai dari program yang sudah tertuang dalam pendanaan Pemprov. Babel. Kemudian tindak lanjuti perjanjian kerjasama dengan OKE OCE Indonesia sekaligus berkoordinasi untuk mendapatkan pendampingan," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Resepsi Pernikahan di PPKM Level 4 dan 3

    Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, atau PPKM, dengan skema level juga mengatur soal resepsi pernikahan. Simak aturannya.