Keterisian Ruang ICU dan Isolasi untuk Pasien Covid-19 Mengkhawatirkan

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas tenaga kesehatan beraktivitas di Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran di Jakarta, Ahad, 15 November 2020. ANTARA/Galih Pradipta

    Petugas tenaga kesehatan beraktivitas di Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran di Jakarta, Ahad, 15 November 2020. ANTARA/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, Jakarta -  Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan tingkat keterisian ruang ICU dan isolasi pasien Covid-19 di rumah sakit sudah melebihi 70 persen.

    "Jika dilihat pada tren perkembangannya, keterisian ruang ICU dan isolasi secara nasional semakin meningkat dan mengkhawatirkan," kata Wiku dalam konferensi pers, Selasa, 5 Januari 2021.

    Wiku mengatakan, kondisi tersebut terjadi di rumah sakit yang berada di DKI, Banten, Yogyakarta, Jawa Barat, Sulawesi Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tengah.

    Menurut Wiku, hal tersebut dapat menjadi peringatan bagi masyarakat bahwa saat ini sedang dalam keadaan darurat yang ditandai dengan ketersediaan tempat tidur yang makin menipis.

    ADVERTISEMENT

    Wiku mengingatkan, jumlah tempat tidur yang tersisa sedikit bagi pasien Covid-19 ini belum tentu bisa digunakan karena terbatasnya tenaga kesehatan. Apalagi, kata dia, sebanyak 237 dokter meninggal dan trennya terus meningkat sejak Oktober 2020.

    Jika masyarakat terus abai dan menyebabkan kasus baru, Wiku menyebut tidak akan cukup fasilitas kesehatan di Indonesia untuk bisa menanganinya. "Satu-satunya cara adalah dengan mencegah penularan, yaitu tidak berkerumun, menjalankan 3M," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.