Jokowi Sebut Pekan Depan 15 Juta Vaksin Covid-19 Akan Tiba Lagi di Indonesia

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi menyerahkan Banpres Produktif Usaha Mikro di Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis, 8 Oktober 2020. Bantuan hibah sejumlah Rp 2,4 juta diberikan sebagai tambahan modal agar mereka dapat segera bangkit dari dampak ekonomi yang ditimbulkan pandemi Covid-19. Kris-Biro Pers Sekretariat Presiden

    Presiden Jokowi menyerahkan Banpres Produktif Usaha Mikro di Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis, 8 Oktober 2020. Bantuan hibah sejumlah Rp 2,4 juta diberikan sebagai tambahan modal agar mereka dapat segera bangkit dari dampak ekonomi yang ditimbulkan pandemi Covid-19. Kris-Biro Pers Sekretariat Presiden

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan sebanyak 15 juta vaksin Covid-19 dalam bentuk bahan baku akan tiba di Indonesia pekan depan. Ini merupakan gelombang ketiga vaksin yang tiba di Indonesia sejak pertama tiba pada 6 Desember dan 30 Desember 2020 lalu.

    "Inshallah minggu depan akan datang lagi 15 juta vaksin dalam bentuk bahan baku yang nanti akan diproduksi oleh Bio Farma," ujar Jokowi saat memberikan sambutan di acara pemberian sertifikat tanah, di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa, 5 Januari 2021.

    Nantinya, bila bahan baku ini sudah selesai diproduksi, vaksin akan langsung dikirimkan ke daerah-daerah untuk melanjutkan program vaksinasi. Jokowi mengatakan dalam dua hari terakhir, sudah ada 700 ribu vaksin yang mulai dikirimkan daerah-daerah.

    "Stok kita kan (yang sudah diterima) ada 3 juta. Baru dikirim ke daerah 700 ribu. Nanti akan dikirim lagi selanjutnya dikirim lagi," kata Jokowi.

    ADVERTISEMENT

    Jokowi mengingatkan untuk gelombang pertama, vaksin diprioritaskan bagi tenaga kesehatan, mulai dari dokter hingga perawat yang ada di rumah sakit. Selanjutnya gelombang kedua vaksin akan diberikan pada pelayan masyarakat seperti TNI dan Polri. Baru setelah itu anggota masyarakat seperti guru dan langsung berbarengan dengan masyarakat umum.

    Jokowi mengatakan dari informasi Kementerian Kesehatan, program vaksinasi di Indonesia ditargetkan berjalan selama 15 bulan. Mulai dari Januari 2021 hingga Maret 2022. Namun ia mendorong Kemenkes untuk dapat mempercepat rentang waktu tersebut.

    "Masih saya tawar kurang dari setahun harus sudah selesai. Kita memang harus kerja keras agar pandemi ini bisa segera kita atasi dan selesai, kita pulih normal kembali," kata Jokowi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.