Kemendikbud Tegaskan Guru Tetap Masuk Formasi CPNS

Reporter

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Kemendikbud, Iwan Syahril.

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atau Kemendikbud menyatakan bahwa guru akan tetap ada dalam formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS).

"Formasi CPNS bagi guru tetap akan diadakan ke depannya, di samping perekrutan guru PPPK skala besar yang menjadi fokus pemerintah di tahun 2021," kata Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud Iwan Syahril dalam siaran pers kementerian, Selasa 5 Januari 2020.

"Kebijakan ini akan sejalan dan saling melengkapi," ia menambahkan.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah tahun ini fokus melakukan perekrutan hingga satu juta guru pegawai pemerintah dengan perjanjian Kerja (PPPK).

Pemerintah, ia melanjutkan, mendorong para guru honorer serta lulusan pendidikan profesi guru melamar menjadi guru PPPK. Kinerja guru sebagai PPPK akan menjadi bagian dari pertimbangan penting dalam penerimaan CPNS.

"Kemendikbud terus berupaya memperjuangkan agar para guru mendapatkan kesempatan memperjelas status dan meningkatkan kesejahteraannya," kata Iwan.

Kepala Badan Kepegawaian Negara Bima Haria Wibisana pada 29 Desember 2020 menyatakan bahwa pemerintah pada tahun 2021 hanya berencana merekrut satu juta guru melalui perekrutan PPPK.

"Kami sepakat bahwa untuk guru itu akan beralih menjadi PPPK. Jadi bukan CPNS lagi. Ke depan mungkin kami tidak akan menerima guru dengan status CPNS, tapi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja," katanya.






Dugaan Pemaksaan Pakai Jilbab di SMAN Bantul, Kemendikbud Periksa Sekolah

11 hari lalu

Dugaan Pemaksaan Pakai Jilbab di SMAN Bantul, Kemendikbud Periksa Sekolah

Pendamping siswi, Yuliani Putri Sunardi mengatakan siswi yang diduga dipaksa memakai jilbab mengalami depresi berat.


Wamenkumham Kukuhkan 346 Guru Kekayaan Intelektual

11 hari lalu

Wamenkumham Kukuhkan 346 Guru Kekayaan Intelektual

Para RuKi akan mengajar dalam kegiatan DJKI Mengajar secara serentak di 33 provinsi.


Komplit Mengenal Apa Itu ANBK

18 hari lalu

Komplit Mengenal Apa Itu ANBK

Dilansir dari situs resmi Kemendikbud.go.id, mutu satuan pendidikan dalam ANBK ini dinilai berdasarkan hasil belajar siswa di beberapa aspek.


Muncul Situs Absensi Keaktifan PPPK, BKN: Hoaks

19 hari lalu

Muncul Situs Absensi Keaktifan PPPK, BKN: Hoaks

Beredar di media sosial pesan yang meminta para PPPK Guru 2021 yang lolos seleksi passing grade mengisi sejumlah data untuk absensi keaktifan.


Soal Gelar S2 Diduga Palsu, IDI Banten Panggil Ketua IDI Tangerang Selatan

19 hari lalu

Soal Gelar S2 Diduga Palsu, IDI Banten Panggil Ketua IDI Tangerang Selatan

IDI Banten akan memanggil Ketua IDI Tangsel terpilih Fajar Siddiq untuk meminta penjelasan atas gelar S2 yang diduga palsu.


Kemendikbud Buka Beasiswa untuk Guru PAUD, Cek Syaratnya di Sini

23 hari lalu

Kemendikbud Buka Beasiswa untuk Guru PAUD, Cek Syaratnya di Sini

Beasiswa guru PAUD dibuka 15 Juli-9 September 2022. Cek di sini syaratnya.


2.760 Peserta Lulus Pendidikan Program Guru Penggerak Angkatan ke-3

24 hari lalu

2.760 Peserta Lulus Pendidikan Program Guru Penggerak Angkatan ke-3

Sebanyak 2.760 guru lulus program Pendidikan Guru Penggerak. Ribuan guru yang lolos program tersebut berhak mendapatkan sertifikat Guru Penggerak.


PTM 100 Persen, Guru Diimbau Lakukan Asesmen Diagnostik Siswa

28 hari lalu

PTM 100 Persen, Guru Diimbau Lakukan Asesmen Diagnostik Siswa

Hal itu perlu dilakukan guru karena selama masa pandemi peserta didik belajar berbeda-beda sehingga level kemampuannya beragam.


Pemkab Bogor Buka 1.520 Formasi PPPK untuk Guru Honorer

36 hari lalu

Pemkab Bogor Buka 1.520 Formasi PPPK untuk Guru Honorer

Pemerintah Kabupaten Bogor membuka 1.520 formasi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), khusus untuk para guru honorer


Buntut Sindir Rizieq Shihab Soal Holywings, Guru SD di Depok Dinonaktifkan Sementara oleh Dinas Pendidikan

39 hari lalu

Buntut Sindir Rizieq Shihab Soal Holywings, Guru SD di Depok Dinonaktifkan Sementara oleh Dinas Pendidikan

Dinas Pendidikan Kota Depok menganggap tindakan guru SD itu mencuit soal Rizieq Shihab menimbulkan keresahan di masyarakat.