Firli Bahuri Lantik 4 Deputi untuk Isi Struktur Baru KPK

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang wanita melihat layar saat Ketua KPK Firli Bahuri, memimpin upacara pelantikan 12 orang pejabat struktural KPK, di gedung KPK, Jakarta, Selasa, 22 September 2020. Pejabat struktural terpilih ini berasal dari sumber Polri, Kemenkominfo dan internal KPK, terdiri dari tiga orang Direktur Penyidikan Setyo Budiyanto, Direktur Pengaduan Masyarakat Tomi Murtomo, Driektur Pengolahan Informasi dan Data Riki Arif Gunawan, sedangkan sembilan orang koordinator wilayah yaitu Asep Rahmat Suwanda, Aminudin, Budi Waluya, Ratna Zulaiha, Didik Agung Widjanarko, Agung Yudha Wibowo, Bahtiar Ujang Purnama, Kumbul Kuswijanto Sudjadi, dan Yudhiawan. TEMPO/Imam Sukamto

    Seorang wanita melihat layar saat Ketua KPK Firli Bahuri, memimpin upacara pelantikan 12 orang pejabat struktural KPK, di gedung KPK, Jakarta, Selasa, 22 September 2020. Pejabat struktural terpilih ini berasal dari sumber Polri, Kemenkominfo dan internal KPK, terdiri dari tiga orang Direktur Penyidikan Setyo Budiyanto, Direktur Pengaduan Masyarakat Tomi Murtomo, Driektur Pengolahan Informasi dan Data Riki Arif Gunawan, sedangkan sembilan orang koordinator wilayah yaitu Asep Rahmat Suwanda, Aminudin, Budi Waluya, Ratna Zulaiha, Didik Agung Widjanarko, Agung Yudha Wibowo, Bahtiar Ujang Purnama, Kumbul Kuswijanto Sudjadi, dan Yudhiawan. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Firli Bahuri hari ini resmi melantik empat deputi yang mengisi struktur baru komisi antirasuah. Nama empat kedeputian itu berubah setelah pimpinan menerbitkan Peraturan Komisi Nomor 7 Tahun Tahun 2020.

    Adapun yang mengisi jabatan Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi adalah Karyoto. Perwira polisi itu sebelumnya menjabat sebagai Deputi Penindakan KPK. Selanjutnya, Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring diisi Pahala Nainggolan. Sebelumnya, Pahala menjabat Deputi Pencegahan. Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi diisi oleh Herry Muryanto.

    Jabatan baru yang muncul setelah revisi Perkom Ortaka KPK adalah Inspektorat dan Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat. Pimpinan KPK melantik Subroto untuk mengisi jabatan tersebut sebagai Inspektur.

    “Hari ini saya mengukuhkan saudara-saudara pada jabatan yang baru di Komisi Pemberantasan Korupsi,” kata Firli Bahuri dalam pelantikan di Gedung KPK, yang disiarkan di Youtube, Selasa, 5 Januari 2020.

    Sementara, jabatan Deputi Pendidikan masih diisi oleh Pelaksana Tugas, yaitu Wawan Wardiana. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Direktur Penelitian dan Pengembangan KPK.

    Indonesia Corruption Watch sempat mengritik perubahan struktur KPK ini. Menurut ICW, penambahan posisi membuat KPK gemuk.

    Selain itu, ICW menilai struktur baru bertentangan dengan UU KPK, utamanya mengenai penambahan Kedeputian Pendidikan dan Kedeputian Koordinasi dan Supervisi. Sebab, dalam UU KPK hanya disebutkan Bidang Pencegahan, Bidang Penindakan, Bidang Informasi dan Data, dan Bidang Pengawasan Internal dan Pengaduan Masyarakat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.