Positif Covid-19, Khofifah Mengaku Masih Bisa Bertugas

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kedua kiri) berbincang dengan Irjen Kementerian Perhubungan Gede Pasek Suardika (kanan), Dirjen Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika Kemenperin Taufiek Bawazier (kedua kanan), dan Direktur Utama PT INKA (Persero) Budi Noviantoro (kiri) saat meninjau proses pengapalan ekspor lokomotif dan kereta ke Filipina, di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu, 12 Desember 2020. ANTARA FOTO/Moch Asim

    Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kedua kiri) berbincang dengan Irjen Kementerian Perhubungan Gede Pasek Suardika (kanan), Dirjen Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika Kemenperin Taufiek Bawazier (kedua kanan), dan Direktur Utama PT INKA (Persero) Budi Noviantoro (kiri) saat meninjau proses pengapalan ekspor lokomotif dan kereta ke Filipina, di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu, 12 Desember 2020. ANTARA FOTO/Moch Asim

    TEMPO.CO, JakartaGubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan masih bisa menjalankan tugas yang berkaitan dengan pemerintahan.

    "Pada dasarnya, saya terpapar dan statusnya orang tanpa gejala," ujar Gubernur Khofifah dalam video yang dikeluarkan Biro Humas dan Protokol Provinsi Jawa Timur di Surabaya, Sabtu, 2 Januari 2021.

    Ia mengaku masih bisa berkoordinasi dengan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

    Sebelumnya, Khofifah mengumumkan melalui akun resmi Instagramnya, @khofifah.ip. bahwa ia terpapar Covid-19. Ketua umum PP Muslimat NU tersebut menjalani tes usap pada 31 Desember 2020 dan hasilnya keluar 1 Januari 2021.

    ADVERTISEMENT

    Saat ini, orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut sedang menjalani isolasi mandiri di kediamannya dan berstatus orang tanpa gejala.

    Gubernur Khofifah juga mengingatkan bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir dan bisa menimpa siapa saja sehingga masyarakat diharapkan tak meremehkan protokol kesehatan"Semua juga butuh kehati-hatian, sebab stamina tubuh bagus dan tanpa gejala, masih rawan Covid-19," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Klaim Landai Angka Kasus Harian Covid-19, Angka itu Mengelabui Kita

    Pemerintah klaim kasus harian Covid-19 mulai melandai. Lalu mengapa pendiri LaporCovid-19 mengatakan bahwa angka itu tak ada artinya?