Sambut 2021, Jokowi: Kita Masih Punya Waktu, Selalu Punya Harapan

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi menyerahkan Banpres Produktif Usaha Mikro di Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis, 8 Oktober 2020. Bantuan hibah sejumlah Rp 2,4 juta diberikan sebagai tambahan modal agar mereka dapat segera bangkit dari dampak ekonomi yang ditimbulkan pandemi Covid-19. Kris-Biro Pers Sekretariat Presiden

    Presiden Jokowi menyerahkan Banpres Produktif Usaha Mikro di Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis, 8 Oktober 2020. Bantuan hibah sejumlah Rp 2,4 juta diberikan sebagai tambahan modal agar mereka dapat segera bangkit dari dampak ekonomi yang ditimbulkan pandemi Covid-19. Kris-Biro Pers Sekretariat Presiden

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan banyak rencana di 2020 yang tertinggal akibat pandemi Covid-19.

    "Pandemi membuat begitu banyak rencana yang tertinggal, impian yang tak menjadi nyata, dan keinginan yang tak terwujudkan," kata Jokowi dalam unggahan instagramnya, Sabtu, 2 Januari 2021.

    Ia mengatakan manusia hanya bisa berencana, namun akhirnya Tuhan juga yang menentukan. Meski begitu, Presiden mengajak masyarakat untuk tak putus harapan. Di 2021, ia meminta masyarakat untuk kembali menyusun langkah baru.

    "Mari memasuki tahun 2021 ini dengan rencana, langkah, dan semangat yang baru. Kita masih punya waktu. Kita selalu punya harapan," kata Jokowi.

    ADVERTISEMENT

    Presiden menyertakan komik dalam unggahan itu. Dalam komik itu, sosok yang mirip Jokowi berperan sebagai nakhoda kapal yang mempunyai mimpi.

    Namun, di tengah laut, ombak dan badai besar menanti mereka yang merepresentasikan krisis di 2020. Dari tantangan itu, Presiden mengatakan semuanya mendapat pelajaran yang berarti. "Segala pembelajaran yang telah kita dapatkan di tahun 2020 kita jadikan bekal untuk menjalani 2021."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.