1,8 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Buatan Sinovac Akan Tiba Lagi di Indonesia

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang staf sedang mengerjakan tes serologi virus Corona di laboratorium di Rumah Sakit Pusat Pertamina di tengah wabah penyakit virus corona (COVID-19) di Jakarta, Indonesia, 16 Desember 2020. Indonesia menerima pengiriman vaksin pertamanya, 1,2 juta dosis dari Biotek Sinovac Cina pada awal Desember, tetapi sedang menunggu otorisasi penggunaan darurat dari badan obat dan makanannya. [REUTERS / Ajeng Dinar Ulfiana]

    Seorang staf sedang mengerjakan tes serologi virus Corona di laboratorium di Rumah Sakit Pusat Pertamina di tengah wabah penyakit virus corona (COVID-19) di Jakarta, Indonesia, 16 Desember 2020. Indonesia menerima pengiriman vaksin pertamanya, 1,2 juta dosis dari Biotek Sinovac Cina pada awal Desember, tetapi sedang menunggu otorisasi penggunaan darurat dari badan obat dan makanannya. [REUTERS / Ajeng Dinar Ulfiana]

    TEMPO.CO, Jakarta -Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi menyebut sebanyak 1,8 juta dosis vaksin Covid-19 buatan Sinovac, perusahaan biofarma asal Cina akan tiba lagi di Indonesia, besok, Kamis, 31 Desember 2020.

    "Sebelumnya sebanyak 1,2 juta vaksin dari Sinovac sudah tiba di Indonesia. Insya Allah besok, akan tiba kembali vaksin Sinovac sebesar 1,8 juta dosis,"
    ujar Retno dalam konferensi pers virtual, Rabu, 30 Desember 2020.

    Adapun hari ini, pemerintah juga telah meneken perjanjian pembelian vaksin Covid-19 dengan AstraZeneca dan Novavax yang masing-masing jumlahnya 50 juta dosis. Kontrak diteken Direktur Utama PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir disaksikan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

    Pemerintah menempuh lima jalur untuk pengadaaan vaksin. Empat jalur sifatnya bilateral dengan beberapa perusahaan penyedia vaksin, yakni; Sinovac, Novavax, AstraZeneca, Pfizer.

    ADVERTISEMENT

    Sementara pengadaan vaksin secara multilateral dilakukan melalui Gavi, yakni; koalisi negara-negara dunia yang berkomitmen menyediakan vaksin Covid-19. Koalisi yang masih di bawah WHO ini merupakan fasilitator dari pilar akses vaksin Covid-19 buatan Covax.

    Dari kelima jalur pengadaan vaksin tersebut, telah diperoleh jumlah dosis yang diberikan untuk Indonesia. Diperkirakan jumlahnya mencapai 400 juta dosis. Jumlah ini akan diupayakan untuk ditambah, mengingat untuk mencapai kekebalan kelompok, dibutuhkan kurang lebih sebanyak 468,8 juta dosis vaksin yang diperuntukkan bagi 181,5 juta jiwa penduduk yang menjadi target vaksinasi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.