Sertijab Menteri Kesehatan, Terawan: Saya Sesudah Menteri Menjadi Mantri

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menghadiri acara Presidential Lecture Internalisasi dan Pembumian Pancasila di Istana Negara, Jakarta, Selasa 3 Desember 2019. TEMPO/Subekti.

    Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menghadiri acara Presidential Lecture Internalisasi dan Pembumian Pancasila di Istana Negara, Jakarta, Selasa 3 Desember 2019. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Dengan wajah sumringah, Terawan Agus Putranto berpidato dalam acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Menteri Kesehatan kepada penggantinya, Budi Gunadi Sadikin di kantor Kementerian Kesehatan, Selasa, 29 Desember 2020.

    Terawan mengaku melepas jabatan dengan lega. "Saya dan istri merasa sangat bersyukur boleh mengakhiri masa jabatan saya, meskipun belum lengkap tapi itu merupakan anugerah yang Tuhan berikan," ujar Terawan seperti ditayangkan di YouTube Kemenkes, Selasa, 29 Desember 2020.

    Selepas meninggalkan posisi Menteri Kesehatan, ia menyebut akan kembali menjadi mantri. "Saya sesudah menteri, menjadi mantri. Dan itu menjadi sebuah kebanggaan bagi saya. Saya boleh menyuntik orang kembali," ujar Terawan sambil tersenyum lebar disambut tepuk tangan peserta acara.

    Sebelum menghadiri acara Sertijab sore ini, kata Terawan, ia bahkan sudah kembali menangani pasien. "Siang tadi saya menolong tiga pasien. Dua pasien dengan stroke batang otak dan serebelum dan satu pasien demensia dari Amerika," ujar bekas Kepala RSPAD Gatot Soebroto ini.

    ADVERTISEMENT

    Rabu pekan lalu, Terawan resmi dicopot dari jabatan Menteri Kesehatan dan digantikan Budi Gunadi Sadikin. Dalam acara Sertijab hari ini, Terawan bersama seluruh staf khusus menyampaikan permohonan maaf dan resmi undur diri dari Kementerian Kesehatan.

    "Saya akan meneruskan profesi saya, apapun yang diizinkan. Itulah wujud bakti saya kepada bangsa dan negara. Kebetulan staf-staf saya ini mantan militer semua. Semua juga sadar kapan harus berhenti, kapan harus berjalan, kapan harus menghadapi situasi, kapan tahu kemampuan dan kapan tahu batas kemampuan," ujarnya.

    DEWI NURITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.