Kasus Covid-19 Diprediksi Naik Usai Liburan, Ketersediaan Ruang ICU Ditingkatkan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikino. Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

    Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikino. Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut bahwa pemerintah memprediksi akan terjadi lonjakan kasus Covid-19 usai libur panjang Natal dan Tahun Baru. Lonjakan diprediksi terlihat pada medio Januari 2021.

    "Pengalaman sebelumnya menunjukkan lonjakan infeksi itu akan terjadi 10-14 hari sesudah liburan selesai. Jadi, kalau liburan selesai di sekitar 1 atau 2 Januari 2021, maka lonjakan kasus akan terjadi sekitar tanggal 16 sampai 18 Januari 2021," ujar Budi dalam konferensi pers virtual di Kantor Presiden, Jakarta pada Selasa, 29 Desember 2020.

    Berdasarkan data sebelumnya, ujar Budi, liburan panjang selalu menyumbang sekitar 30 sampai 40 persen penambahan kasus. Sementara saat ini, kata Budi, jumlah tempat tidur di ruang ICU dan ruang isolasi khusus pasien Covid-19 di banyak rumah sakit di Indonesia, sudah cukup penuh.

    Khususnya, di enam provinsi yang memiliki riwayat kenaikan kasus tertinggi usai libur panjang, yakni; DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI. Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan. Di enam provinsi tersebut, kondisi keterisian ICU dan tempat tidur isolasi sudah melampaui batas aman 70 persen.

    ADVERTISEMENT

    Untuk mengantisipasi lonjakan ini, kata Budi, Kementerian Kesehatan bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk memastikan bahwa rumah sakit di seluruh daerah tersebut siap. "Ruang isolasi yang cukup, ranjangnya cukup, ICU-nya cukup, dokternya juga cukup, perawatnya ada, obatnya siap, alat pelindung diri siap dan lain sebagainya," ujarnya.

    Sementara itu, masyarakat yang usai pergi berlibur diminta disiplin menjalankan protokol kesehatan demi menekan laju penyebaran Covid-19.

    "Nanti udah pulang liburan jangan langsung semuanya bergerak kemana-mana. Kalau bisa 5-10 hari di rumah dulu, sampai terbukti sehat, baru bekerja kembali,” ujar Budi.

    DEWI NURITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Warga Tak Punya NIK Bisa Divaksinasi, Simak Caranya

    Demi mencapai target tinggi untuk vaksinasi Covid-19, Kementerian Kesehatan memutuskan warga yang tak punya NIK tetap dapat divaksin. Ini caranya...