Wakil Ketua DPR Minta BIN Ikut Selidiki Insiden Parodi Lagu Indonesia Raya

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPR RI Puan Maharani (kanan) berbincang dengan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin (kiri) saat memimpin Rapat Konsultasi dengan Pimpinan Fraksi-Fraksi DPR RI di Komisi VII DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 7 Oktober 2019. Rapat tersebut membahas pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD). TEMPO/M Taufan Rengganis

    Ketua DPR RI Puan Maharani (kanan) berbincang dengan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin (kiri) saat memimpin Rapat Konsultasi dengan Pimpinan Fraksi-Fraksi DPR RI di Komisi VII DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 7 Oktober 2019. Rapat tersebut membahas pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD). TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin mengecam pelecehan lagu Indonesia Raya di akun Youtube My Asean yang mengaku berasal dari Malaysia.

    Dia mendesak Kedutaan Besar Malaysia untuk Indonesia dapat mengambil langkah konkrit terkait persoalan tersebut. Ia mengatakan parodi lagu tersebut bisa menimbulkan efek buruk bagi hubungan bilateral kedua negara.

    "Kedubes Malaysia harus mengungkap aktor dibalik parodi lagu Indonesia Raya yang membuat masyarakat Indonesia geram," kata Azis dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 28 Desember 2020.

    Azis mengatakan tindakan mengubah lagu tersebut merupakan sebuah penghinaan terhadap simbol negara.

    ADVERTISEMENT

    "Lagu kebangsaan merupakan salah satu empat simbol Negara selain Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara," ujarnya.

    Dia juga meminta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan Badan Intelijen Negara (BIN) berkomunikasi untuk mengusut permasalahan ini.

    "BSSN serta BIN dapat segera bekerja melakukan investigasi dan menggali informasi terhadap motif tersebut. Antar-negara tetangga perlu saling menghormati," ujarnya.

    Politisi Partai Golkar itu juga meminta Kementerian Luar Negeri menyampaikan nota diplomatik, dengan mengirimkan surat protes kepada Pemerintah Malaysia.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.