Antisipasi Lonjakan Kasus Usai Libur Panjang, Menkes: RS Butuh Tambahan Perawat

Reporter

Suasanadi Stasiun Pasar Senen, Jakarta, 25 Desember 2020. PT KAI Daop 1 telah memberangkatkan sebanyak 75 ribu penumpang dalam masa angkutan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan rumah sakit rujukan Covid-19 membutuhkan tambahan perawat untuk mengantisipasi lonjakan jumlah kasus pascalibur panjang Natal dan Tahun Baru. Sementara untuk dokter dan alat kesehatan, Budi menyebut jumlahnya sudah cukup memadai.

"Ruangan ada, tinggal kita tambah jumlah bed baik di ruang biasa maupun ICU. Ada potensi bisa 100 bed tambahan. Tapi yang critical sekarang  bukan ruangannya ternyata, tapi perawat," ujar Budi Gunadi dalam konferensi pers virtual, Jumat, 25 Desember 2020.

Menurut Budi, kebutuhan akan perawat ini bisa terpenuhi dengan berkoodinasi dengan asosiasi-asosiasi profesi. "Kami juga akan mendorong perawat relawan untuk memenuhi kebutuhan ini," ujarnya.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito sebelumnya menyebut perkembangan kasus aktif menunjukkan tren yang memburuk karena semakin lama semakin cepat. Salah satu faktor yang memperparah ialah ketidakpatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan dan masa libur panjang.

"Dapat disimpulkan, dalam setiap kenaikan kasus aktif selalu diiringi oleh kenaikan persentase daerah yang tidak patuh protokol kesehatan. Dan selalu berawal dari even libur panjang," ujarnya, kemarin.

Dari grafik perkembangan, pada periode Maret - Juli 2020, kasus aktif meningkat dari 1.107 kasus menjadi 37.342 kasus. Peningkatan pada periode ini membutuhkan waktu selama 4 bulan. Pada periode ini juga, peningkatan kasus aktif dibarengi dengan peningkatan testing Covid-19 secara mingguan hingga 50 persen. Dan periode ini juga terdapat masa libur panjang Idul Fitri tanggal 22 - 25 Mei 2020.

Pada periode selanjutnya, Agustus - Oktober, kasus aktif meningkat dari 39.354 menjadi 66.578 kasus. Peningkatan ini terlihat hanya dalam waktu 2 bulan. Testing mingguan periode ini juga meningkat 40 persen, dan persentase daerah yang tidak patuh protokol kesehatan juga meningkat, dari 28,57 persen menjadi 37,12 persen. Pada periode ini juga terjadi libur panjang di tanggal 17, 20 - 23 Agustus 2020.

"Kenaikan tertinggi dalam waktu yang tersingkat, terjadi pada periode  November hingga Desember ini. Kasus aktif meningkat dua kali lipat dari 54.804 kasus, menjadi 103.239 kasus hanya dalam waktu satu bulan. Pada periode ini juga terdapat masa libur panjang di tanggal 28 Oktober hingga 1 November 2020," kata Wiku.

Untuk itu, lanjut Wiku, momentum libur Natal dan Tahun Baru 2021 yang sedang berjalan ini seharusnya dapat dijadikan pembuktian bagi masyarakat untuk dapat belajar dari pengalaman buruk libur panjang sebelumnya. Masyarakat diharapkan tidak berpergian dan mematuhi protokol kesehatan sebagai bentuk mendukung upaya pemerintah dalam menekan laju kasus penyebaran Covid-19.

"Mari kita menjadi kelompok masyarakat yang berperan dalam menyelamatkan diri sendiri, dan orang terdekat yang kita cintai dengan memilih untuk tidak berpergian dan menghindari kerumunan," tutur Wiku.

DEWI NURITA






Banjir Pakistan Picu Wabah, Rumah Sakit Kewalahan

1 hari lalu

Banjir Pakistan Picu Wabah, Rumah Sakit Kewalahan

Rumah sakit di Sehwan kewalahan akibat wabah yang dipicu oleh banjir Pakistan


Jokowi Bilang Pandemi Covid-19 Segera Berakhir, Menkes: Timing dari WHO

1 hari lalu

Jokowi Bilang Pandemi Covid-19 Segera Berakhir, Menkes: Timing dari WHO

Menkes Budi Gunadi mengaku dapat perintah dari Presiden Jokowi untuk koordinasi dengan WHO soal status pandemi Covid-19.


Jokowi Bilang Pandemi Covid-19 Segera Usai, Menkes: WHO yang Tentukan Waktunya

1 hari lalu

Jokowi Bilang Pandemi Covid-19 Segera Usai, Menkes: WHO yang Tentukan Waktunya

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa nanti keputusan menyatakan pandemi Covid-19 berakhir tetap ada di tangan WHO


Jokowi: Sebentar Lagi Akan Kita Nyatakan Pandemi Berakhir

1 hari lalu

Jokowi: Sebentar Lagi Akan Kita Nyatakan Pandemi Berakhir

Jokowi menyatakan ada kemungkinan pemerintah dalam waktu dekat bakal menyatakan pandemi Covid-19 berakhir. Ini sebabnya.


Menkes soal Ratusan Meninggal di Tragedi Kanjuruhan: Karena Sesak Nafas

2 hari lalu

Menkes soal Ratusan Meninggal di Tragedi Kanjuruhan: Karena Sesak Nafas

Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan, penyebab kematian dalam tragedi Kanjuruhan karena desak-desakan di antara penonton saat kerusuhan pecah.


Apakah Iuran BPJS Kesehatan Terpengaruh oleh Kenaikan Tarif INA CBGs? Ini Penjelasan Direktur BPJS

5 hari lalu

Apakah Iuran BPJS Kesehatan Terpengaruh oleh Kenaikan Tarif INA CBGs? Ini Penjelasan Direktur BPJS

Pemerintah tengah menghitung kenaikan tarif INA CBGs seiring implementasi KRIS. Lalu bagaimana dampaknya ke iuran BPJS Kesehatan nantinya?


Wisata Medis di Bali, Tersedia Layanan Jantung Hingga Bayi Tabung

5 hari lalu

Wisata Medis di Bali, Tersedia Layanan Jantung Hingga Bayi Tabung

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mendorong rumah sakit di Pulau Dewata untuk siap terdepan melayani wisata medis.


Kemesraan Anies Baswedan dan Ahmad Sahroni Berlanjut di Acara Peletakan Batu Pertama Rumah Sakit

8 hari lalu

Kemesraan Anies Baswedan dan Ahmad Sahroni Berlanjut di Acara Peletakan Batu Pertama Rumah Sakit

Anies Baswedan dan Ahmad Sahroni melakukan peletakan batu pertama pembangunan sebuah rumah sakit di Tebet.


Kasus Covid-19 Hari Ini Tambah .1411 Orang, Terbanyak dari Jakarta

9 hari lalu

Kasus Covid-19 Hari Ini Tambah .1411 Orang, Terbanyak dari Jakarta

Kasus Covid-19 di Indonesia bertambah 1.411 pada hari ini. Kasus terbanyak disumbang oleh DKI Jakarta yaitu 580 orang.


Pengunjung Mal di Solo Naik Signifikan, Okupansi Tenant 100 Persen

9 hari lalu

Pengunjung Mal di Solo Naik Signifikan, Okupansi Tenant 100 Persen

Jumlah pengunjung di beberapa mal di Kota Solo meningkat signifikan seiring melandainya kasus Covid-19. Okupansi tenant turut naik.