TIM SAR Cari 1 Warga yang Tertimbun Tanah Longsor di Desa Jayagiri, Lembang

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas mengevakuasi jenazah korban tewas longsor Lembang di Jalan Kolonel Masturi, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, 15 November 2016. Sebuah mobil terbawa longsor yang terjadi pada Minggu malam (13/11) dan akhirnya petugas berhasil menemukan dan mengevakuasi empat jenazah yang ada di dalam mobil. TEMPO/Prima Mulia

    Petugas mengevakuasi jenazah korban tewas longsor Lembang di Jalan Kolonel Masturi, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, 15 November 2016. Sebuah mobil terbawa longsor yang terjadi pada Minggu malam (13/11) dan akhirnya petugas berhasil menemukan dan mengevakuasi empat jenazah yang ada di dalam mobil. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, JakartaTim dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Bandung masih mencari seorang warga yang tertimbun tanah longsor di Desa Jayagiri, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat pada Jumat, 25 Desember 2020.

    Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Deden Ridwansyah, mengatakan tanah longsor yang terjadi setelah hujan lebat pada Kamis, 24 Desember menyebabkan empat orang di desa itu tertimbun longsor dan tiga orang di antaranya sudah berhasil dievakuasi.

    "Hingga saat ini Tim SAR masih melakukan pencarian terhadap satu korban bernama Dedi Rohendi," kata Deden.

    Deden mengatakan upaya pencarian dilakukan dalam radius 300 meter dari lokasi tanah longsor dan hingga pukul 09.00 WIB upaya tersebut belum membuahkan hasil.

    ADVERTISEMENT

    Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandung Barat, Duddy Prabowo, mengatakan tiga warga yang sudah dievakuasi dari tempat tanah longsor sudah mendapat pertolongan medis di Puskesmas Jayagiri.

    Ia juga mengatakan tanah longsor yang terjadi di Desa Jayagiri, Lembang menyebabkan dua rumah warga rusak berat. "Penyebab bencana intensitas hujan tinggi berdurasi lama, kondisi rumah dekat dengan tebing," kata Duddy.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.