FPI Anggap Substansi Telegram Kapolri yang Viral soal Pembubaran Ormas Tak Benar

Reporter

Editor

Amirullah

Massa dari Front Pembela Islam (FPI) menggelar aksi unjuk rasa di Mapolresta Bandung, Soreang, Selasa, 15 Desember 2020. Selain itu, mereka juga menuntut transparasi polisi terkait 6 anggota FPI yang ditembak mati oleh polisi. TEMPO/Prima Mulia

TEMPO.CO, Jakarta - Front Pembela Islam mempertanyakan isi Surat Telegram Kapolri soal pembubaran organisasi masyarakat yang viral belakangan ini. Menurut FPI, isi dari surat telegram itu tidak benar.

“Substansi yang ada dalam telegram itu, kalau benar ada telegram itu ya, adalah substansi yang tidak benar,” kata Sekretaris FPI, Munarman lewat pesan singkat, Kamis, 24 Desember 2020.

Munarman mengatakan tidak ada Peraturan Pengganti Undang-Undang yang berjudul Perpu tentang pembubaran Ormas. Dia mengatakan yang ada adalah Perpu Nomor 2 Tahun 2017 yang telah diubah menjadi UU Nomor 16 Tahun 2017 yang merupakan perubahan atas UU tentang Ormas. Menurut Munarman, peraturan yang berbentuk Perpu atau UU tidak akan menyebutkan subyek yang diatur dalam pasal-pasal di dalamnya.

“Jadi bila telegram itu benar ada, maka bisa dipastikan bahwa isi telegram adalah tidak benar dan melanggar sistem hukum yang berlaku di Indonesia,” kata dia. “Pengirim telegram harus membuktikan dulu pasal berapa dalam perpu yang menyebutkan nama-nama ormas yang dilarang tersebut dan nomor berapa yang dimaksud oleh pembuat telegram,” kata Munarman.

Sebelumnya, beredar Surat Telegram Kapolri yang menyinggung mengenai pembubaran dan pelarangan aktivitas FPI. Dalam surat itu disebut juga lima organisasi lain, yaitu Hizbut Tahrir Indonesia, Aliansi Nasional Anti Syiah, Jamaah Ansarut Tauhit, Majelis Mujahidin Indonesia, Forum Umat Islam.

Dalam STR/965/XI/IPP.3.1.6/2020 disebutkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menandatangani Peraturan Pemerintah Pengganti UU (Perppu) mengenai pembubaran ormas.

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono belum memberikan konfirmasi soal kebenaran surat ini. “Belum monitor,” kata dia melalui pesan singkat, Kamis, 24 Desember 2020.






Bus Pemain Persis Solo Dilempari di Tangerang, Gibran Langsung Colek Kapolri

8 jam lalu

Bus Pemain Persis Solo Dilempari di Tangerang, Gibran Langsung Colek Kapolri

Menurut Gibran, pelemparan ke bus pemain Persis Solo terjadi karena polisi tidak tegas dalam kasus Tragedi Kanjuruhan


Mahasiswa UI Tewas Tertabrak Jadi Tersangka, Profesor di Unsoed: Aneh

1 hari lalu

Mahasiswa UI Tewas Tertabrak Jadi Tersangka, Profesor di Unsoed: Aneh

Profesor ini urun pendapat terhadap kasus mahasiswa UI yang tewas dalam sebuah kecelakaan lalu lintas namun dijadikan tersangka.


Polri Gelar Kursus Manajemen Pengamanan Stadion, Instruktur dari Inggris dan Skotlandia

1 hari lalu

Polri Gelar Kursus Manajemen Pengamanan Stadion, Instruktur dari Inggris dan Skotlandia

Polri menggelar kurus manajemen pengamanan stadion dengan instruktur dari Inggris dan Skotlandia.


Penerbitan Pelat Nomor RF Dihentikan Mulai Oktober 2023, Begini Kata Polisi

2 hari lalu

Penerbitan Pelat Nomor RF Dihentikan Mulai Oktober 2023, Begini Kata Polisi

Korlantas Polri akan menghentikan penerbitan pelat nomor khusus RF mulai Oktober 2023.


Kapolri Janji Pantau Kasus Tabrak Lari Mahasiswi di Cianjur

3 hari lalu

Kapolri Janji Pantau Kasus Tabrak Lari Mahasiswi di Cianjur

Kepala Kepolisian Republik Indonesia atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo diminta turun tangan mengusut kematian Selvi.


Jokowi Puji Kapolri di Kasus Ibu Beri Kopi Susu Saset ke Bayi

4 hari lalu

Jokowi Puji Kapolri di Kasus Ibu Beri Kopi Susu Saset ke Bayi

Jokowi memuji kecepatan Kapolri dalam menanggapi kasus pemberian kopi susu saset ke bayi 7 bulan di Gowa. Ia pun menyingung peran Posyandu.


Mulai Besok Polri Buka Pendaftaran Calon Perwira Jalur SIPSS, Simak Persyaratannya

6 hari lalu

Mulai Besok Polri Buka Pendaftaran Calon Perwira Jalur SIPSS, Simak Persyaratannya

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi membuka pendaftaran calon perwira Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) T.A 2023 mulai besok Selasa 24 Januari 2023.


Ratusan Personel Gabungan TNI-Polri Dikerahkan Usai Kericuhan di Dogiyai Papua

6 hari lalu

Ratusan Personel Gabungan TNI-Polri Dikerahkan Usai Kericuhan di Dogiyai Papua

Polda Papua memastikan situasi di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, kondusif setelah kericuhan dan pembakaran kios pada Sabtu, 21 Januari 2023


Densus 88 Tangkap Tersangka Terorisme di Sleman, Diduga Simpatisan ISIS

6 hari lalu

Densus 88 Tangkap Tersangka Terorisme di Sleman, Diduga Simpatisan ISIS

Densus 88 menangkap satu orang tersangka terorisme yang diduga jaringan ISIS di Daerah Istimewa Yogyakarta


366 Personel Gabungan TNI - Polri Jaga Imlek 2023 di 38 Vihara Jakarta Barat

7 hari lalu

366 Personel Gabungan TNI - Polri Jaga Imlek 2023 di 38 Vihara Jakarta Barat

Sebanyak 366 personel gabungan jaga vihara di Jakarta Barat pada perayaan Imlek 2023 ini.