Bareskrim Ambil Alih Penanganan Kasus Kerumunan Rizieq Shihab

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab saat berjalan menuju mobil tahanan usai diperiksa di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Ahad dini hari, 13 Desember 2020. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab saat berjalan menuju mobil tahanan usai diperiksa di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Ahad dini hari, 13 Desember 2020. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Reserse Kriminal Polri mengambil alih penanganan kasus pelanggaran protokol kesehatan yang menjerat pentolan Front Pembela Islam Rizieq Shihab. Keputusan itu diambil dalam gelar perkara yang dilakukan oleh Bareskrim, Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat pada Jumat, 18 Desember 2020.

    “Di dalam gelar perkara itu kami putuskan bahwa terkait dengan 3 kasus tersebut ditarik ke Bareskrim Polri,” kata Kepala Bareskrim Polri, Komisaris Jenderal Listyo Sigit, Senin, 21 Desember 2020.

    Listyo mengatakan sejumlah kasus pelanggaran protokol kesehatan yang menjerat Rizieq sebelumnya ditangani oleh instansi yang terpisah, yaitu Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat. Dia mengatakan untuk memudahkan penanganan perkara, maka semua kasus itu kini ditangani oleh Bareskrim Polri. “Segera akan kami tuntaskan,” ujar dia.

    Sebelumnya, Polda Metro Jaya menetapkan Rizieq dan lima anggotanya sebagai tersangka kasus kerumunan. Kerumunan itu terjadi ketika Rizieq mengadakan acara pernikahan anaknya dan peringatan Maulid Nabi Muhammad di kawasan Petamburan.

    Selain di Jakarta, Polda Jawa Barat juga sedang melakukan penyidikan kasus kerumunan yang diduga melibatkan Rizieq di Megamendung. Untuk kasus ketiga yang diambil alih oleh Bareskrim ialah kasus kerumunan Haul Syekh Abdul Qadir di Tangerang, Banten. Listyo mengatakan kasus itu masih dalam tahap penyelidikan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.