KPK Ajukan Kasasi Terhadap Vonis Wahyu Setiawan

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan (kanan) bersiap menjalani sidang dakwaan secara virtual dalam kasus dugaan korupsi penetapan pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR periode 2019-2024 di Gedung KPK, Jakarta, Kamis, 28 Mei 2020. Wahyu didakwa telah menerima suap melalui perantaraan Agustiani Tio Fridelina. ANTARA/Aprillio Akbar

    Mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan (kanan) bersiap menjalani sidang dakwaan secara virtual dalam kasus dugaan korupsi penetapan pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR periode 2019-2024 di Gedung KPK, Jakarta, Kamis, 28 Mei 2020. Wahyu didakwa telah menerima suap melalui perantaraan Agustiani Tio Fridelina. ANTARA/Aprillio Akbar

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajukan kasasi terhadap vonis mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum Wahyu Setiawan. KPK juga mengajukan kasasi untuk orang kepercayan Wahyu, Agustiani Tio Fridelina.

    "Setelah mempelajari putusan atas nama terdakwa Wahyu setiawan dan Agustiani Tio F, tim JPU KPK yang diwakili Moch Tahdir Suhan menyatakan upaya hukum kasasi atas putusan PT DKI Jakarta," kata Pelaksana tugas juru bicara KPK, Ali Fikri, Senin, 21 Desember 2020.

    Ali mengatakan KPK mengajukan kasasi karena menilai ada kekeliruan dalam pertimbangan putusan hakim. Terutama terkait tidak dikabulkannya pencabutan hak politik.

    "Alasan dan dalil selengkapnya akan JPU uraikan dalam memori kasasi yang akan segera diserahkan kepada MA melalui PN Jakarta Pusat," kata Ali.

    Wahyu dan Tio menjadi terdakwa penerima suap terkait pergantian antarwaktu anggota DPR. Mereka diduga menerima suap dari mantan caleg PDIP Harun Masiku. Harun masih buron sampai sekarang.

    Pengadilan Tipikor Jakarta memvonis Wahyu 6 tahun penjara. Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menguatkan putusan itu, namun tidak mencabut hak politik Wahyu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.