Suharso Sebut 3 Kategori Pengurus PPP, Ada Influencer dan Milenial

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suharso Monoarfa secara aklamasi terpilih sebagai ketua umum Partai Persatuan Pembangunan periode 2020-2025 dalam Muktamar IX PPP, Sabtu malam, 19 Desember 2020. Foto: Istimewa.

    Suharso Monoarfa secara aklamasi terpilih sebagai ketua umum Partai Persatuan Pembangunan periode 2020-2025 dalam Muktamar IX PPP, Sabtu malam, 19 Desember 2020. Foto: Istimewa.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan periode 2020-2025 Suharso Monoarfa mengatakan akan ada tiga kategori petugas partai di kepengurusan mendatang. Menurut Suharso, tiga kategori ini demi mengembalikan PPP ke masa jaya seperti saat Pemilu 1999.

    "Insya Allah partai yang kita cintai ini akan kembali ke masa jayanya dan itu akan kita capai dengan cara bersama-sama," kata Suharso seusai ditetapkan sebagai ketua umum di Muktamar IX PPP, Sabtu malam, 19 Desember 2020.

    Kategori petugas partai yang pertama, Suharso menjelaskan, ialah mereka yang bertugas melakukan kerja-kerja elektoral. Dia mengatakan kerja elektoral harus dilakukan sedini mungkin dari tingkat nasional hingga Pengurus Anak Cabang bahkan tingkat ranting.

    Menurut Suharso, kader PPP tak boleh lagi saling bergesekan, melainkan harus bekerja sama. "Mudah-mudahan suara PPP yang ada di tempat lain bisa kembali kepada kita," ujar dia.

    ADVERTISEMENT

    Suharso Monoarfa juga mengatakan saat ini adalah era digital di mana jaringan dan media sosial luar biasa berkembang. Sehingga, kategori petugas partai yang kedua ialah pemengaruh alias influencer di DPP PPP.

    "Kita harus punya influencer di DPP. Jadi bukan hanya pengurus-pengurus yang diurus, tapi pengurus-pengurus yang benar-benar mengurus partai," kata Suharso.

    Ketiga, Suharso mengatakan akan ada pula kelompok supporting organisasi manajemen di partai. Dia menargetkan ada keterlibatan lintas generasi di internal PPP, mulai dari generasi X generasi milenial, hingga generasi Z.

    "Biar kita demonstrasikan pada publik Indonesia bahwa regenerasi PPP sesungguhnya terbentuk. Itulah saya kira secara ringkas apa yang akan kita lakukan bersama," ucap Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) ini.

    Menurut Suharso, ia bak dirigen dalam yang mengorkestrasikan PPP. Indah tidaknya orkestrasi tersebut, kata dia, juga bergantung pada pemain musik masing-masing alias seluruh jajaran partai kakbah.

    Selain ditetapkan sebagai Ketum PPP, Suharso menjadi salah satu formatur menyusun kepengurusan PPP lima tahun mendatang. Ia pun telah menunjuk formatur perwakilan DPP dan Majelis Tinggi Partai.

    Mereka ialah Arsul Sani dan Ermalena (perwakilan DPP) serta Mardiono (perwakilan Majelis Tinggi). Ketua Organizing Committee Muktamar IX PPP, Amir Uskara juga ditunjuk sebagai unsur Dewan Pimpinan Wilayah. Ada pula tujuh perwakilan DPW lainnya yang turut menjadi formatur.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Pernikahan dan Hajatan saat PPKM Level 4 dan 3, Ada Sanksi jika Melanggar

    Pemerintah mengatur resepsi pernikahan saat PPKM Level 4 dan lebih rendah. Aturan itu diikuti sanksi bagi pelaku usaha, perorangan, dan kepala daerah.